<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537</id><updated>2011-07-08T04:26:51.894-07:00</updated><title type='text'>Smile Moslem</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-2547787967871643635</id><published>2009-08-29T01:34:00.000-07:00</published><updated>2009-08-29T01:37:48.563-07:00</updated><title type='text'>berbuat curang &amp; Logika Sedekah</title><content type='html'>Seperti biasa, sambil menunggu Maghrib, saya terkadang sempatkan untuk melihat KULTUM yang dibawakan Ust. Yusuf Mansyur. Kemarin, Senin, 24 September 2007, Kultumnya cukup menarik. Saya lupa judul persisnya, tapi kurang lebih tentang perbuatan curang &amp; logika sedekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ust. Yusuf bertanya dengan logika matematika. Berapa 5 + 3 = ? Tentu saja dijawab 8 bukan? Ternyata Ust. Yusuf Mansyur menyampaikan "BELUM TENTU". Kalau 3-nya negatif jadinya malah = 2. Sama seperti usaha atau ibadah yang kita jalankan. Kalau dalam usaha kita berbuat kecurangan, maka itu akan mengurangi jumlah pahala kita. Yang seharusnya bisa bertambah menjadi berkurang karena perbuatan curang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm....saya sebelumnya sudah pernah dengar uraian seperti ini sebelumnya, tapi tetap saja bagi saya pribadi cukup menarik untuk menyampaikannya lagi karena memang penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sebaliknya menurut Ust. Yusuf, berapa 5 - 3 = ? Jawabnya belum tentu 2. Sama seperti kalau kita bersedekah. Maka sesungguhnya apa yang kita keluarkan itu tidak akan mengurangi apa yang kita miliki, tapi justru menambahnya. Hasilnya bisa dinikmati di dunia maupun di akhirat nanti, Insya'allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ust. Yusuf mencontohkan sebuah penginapan yang pada suatu hari kedatangan tamu "penting". Ia membawa rombongan 120 orang yang akan menginap di hotel tersebut. Dalam perbincangannya dengan pihak penginapan, Si kepala rombongan meminta agar nantinya pihak hotel membuat 2 kuitansi yang berbeda jumlahnya. Tentu saja pihak penginapan menolak permintaan kepala rombongan ini. Jadilah rombongan itu tidak jadi menginap di tempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, rupanya setelah itu, justru rombongan lain sejumlah 1200 orang datang untuk menginap di penginapan itu. Seandainya pihak pengipana menerima 120 orang rombongan tadi, maka rombongan 1200 orang ini akan tidak bisa masuk karena jumlah kamar sudah berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm....contoh yang menarik dari apa yang disampaikan Ust. Yusuf. Karena saya pribadi pernah mengalaminya saat masih bekerja di suatu perusahaan. Saat itu perusahaan tempat saya bekerja akan kedatangan tamu-tamu penting. Saya diminta atasan untuk membantu meng-arrange penginapan mereka. Oleh kepala rombongan saya dibujuk untuk ikut membantu kepala rombongan mendapatkan "special rate" dari hotel untuk kepentingan pribadi kepala rombongan. Untunglah saya masih "waras" saat itu &amp; menceritakan hal itu pada atasan saya. Atasan saya mendukung agar saya tidak usah ikut-ikut dengan hal seperti itu. Ketika saya menyampaikan kepada kepala rombongan bahwa saya menolak membantunya, saya dibilang "tidak tahu bisnis".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya...masih ada saja memang orang yang menganggap dengan kedudukan atau posisinya kemudian memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi dengan alasan bisnis. Sama seperti pengalaman saya tahun lalu, saat saya akhirnya kalah "tender" sebuah pengadaan barang gara-gara tidak memberi uang "pelancar" kepada kepala pengadaan barangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seseorang yang masih terus belajar &amp; berusaha, diri ini hanya berharap pada Allah SWT agar senantiasa dijauhkan dari segala kecurangan &amp; diberikan kelebihan serta kelancaran dalam usaha. Juga bisa berbagi kepada lingkungan serta mereka yang membutuhkan dengan ikhlas. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-2547787967871643635?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/2547787967871643635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=2547787967871643635' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/2547787967871643635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/2547787967871643635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2009/08/berbuat-curang-logika-sedekah.html' title='berbuat curang &amp; Logika Sedekah'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-4434656694885655631</id><published>2009-07-21T09:21:00.001-07:00</published><updated>2009-07-21T09:21:50.389-07:00</updated><title type='text'>FIGHT</title><content type='html'>"Seorang yang berani, bersedia melakukan sesuatu yang penting bagi kecemerlangan hidupnya&lt;br /&gt;Meskipun dia belum berpengalaman&lt;br /&gt;Meskipun dia tidak memiliki uang untuk itu&lt;br /&gt;Meskipun banyak orang meragukan kesempatan keberhasilannya&lt;br /&gt;Meskipun telah banyak orang gagal dalam upaya yang sama&lt;br /&gt;Meskipun sama sekali tidak ada jaminan&lt;br /&gt;Meskipun sebetulnya dia sangat ketakutan, dan&lt;br /&gt;Meskipun lebih mungkin baginya untuk gagal."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-4434656694885655631?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/4434656694885655631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=4434656694885655631' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4434656694885655631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4434656694885655631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2009/07/fight.html' title='FIGHT'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-8840941789428784830</id><published>2009-07-06T18:31:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T18:36:09.969-07:00</updated><title type='text'>Pemuda Pembangkit Semangat Dunia Islam</title><content type='html'>Usamah bin Zaid ( Pemuda Pembangkit Semangat Dunia Islam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madinah murung. Mendung tebal serasa menyelimuti seluruh Kota Madinah. Suasana itu hadir di hati seluruh shahabat. Tanpa terkecuali. Semua menundukkan kepalanya. Semua meneteskan air matanya. Semua tersayat hatinya. Dunia kehilangan sumber cahayanya. Rasulullah mulia dipanggil oleh Rabnya.&lt;br /&gt;Pemakaman Nabi menjadi klimaks kesedihan yang tak mampu diurai oleh kata-kata. Saat timbunan tanah, sedikit demi sedikit mengubur jasad mulia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia Islam berkabung.&lt;br /&gt;3 mil dari suasana itu, tepatnya di Juruf (Dari Madinah arah ke Syam), seorang anak muda yang baru berusia 18 tahun menghentikan pasukannya. Pasukan itu telah disiapkan dan diberangkatkan oleh Nabi untuk berjihad melawan Romawi. Hawa sedih Madinah juga sampai kepada mereka. Perjalanan pasukan terhenti. Dihentikan oleh panglimanya. Usamah bin Zaid radhiallahu anhu, karena mendengar Rasul wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi negara Islam segera sadar, tidak boleh larut dalam kesedihan berkepanjangan. Tugas-tugas besar menanti mereka. Untuk menjaga dan melanjutkan perjuangan Rasulullah. Negara Islam itu segera membaiat pemimpinnya. Abu Bakar ash-Shiddiq radhiallah anhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini kendali di tangan Abu Bakar, termasuk pengiriman pasukan Usamah. Saat itu, masalah besar tengah menghajar dunia Islam. Seluruh wilayah Islam murtad. Tidak ada yang tersisa kecuali hanya 3 kota saja: Mekah, Madinah dan Thaif. Semuanya murtad, ada yang mengikuti nabi palsu. Ada yang memisahkan antara syariat shalat dan zakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengiriman pasukan Usamah ditentang oleh sebagian shahabat senior. Umar di antaranya. Dua pertimbangannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Usia Usamah yang masih terlalu muda (18 tahun)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Negara Islam sedang terancam dan Madinah memerlukan pasukan untuk menjaga eksistensinya dari kemungkinan serangan orang-orang murtad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang boleh menolak dengan alasan paling logis. Termasuk orang secerdas dan sehebat Umar. Tapi semua akan berhadapan dengan Abu Bakar. Termasuk Umar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tak kenal Abu Bakar. Manusia nomer satu setelah Rasul. Abu Bakar tidak sedang menjadi diktator yang tidak bisa diberi masukan atau kritik. Tetapi inilah Abu Bakar dan rahasia mengapa dia yang menjadi shahabat nomer satu. Ittiba’ (mengikut semua yang disampaikan Nabi) tanpa kompromi. Bahkan tanpa logika. Karena ini wahyu. Datang dari manusia terbaik, Rasul terbaik dengan panduan langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar dan semua shahabat tahu bahwa pasukan Usamah adalah pasukan yang dibentuk oleh Nabi. Maka inilah ketegasan Abu Bakar yang tergoyahkan oleh apapun, “Demi yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalaupun aku tahu bahwa binatang buas akan memangsaku, aku tetap akan memberangkatkan pasukan Usamah sebagaimana perintah Nabi. Walaupun tak tersisa di wilayah ini kecuali aku seorang diri, pasukan tetap aku berangkatkan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar sempat menjadi juru bicara masyarakat Anshar menyampaikan pesan kepada Khalifah Abu Bakar, “Sesungguhnya Anshar memintaku untuk menyampaikan kepadamu; agar engkau mengangkat panglima yang lebih tua usianya dari Usamah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika Abu Bakar melompat dari tempat duduknya ke arah Umar sambil menarik jenggot Umar, “Celakalah kamu hai Ibnu Khattab. Dia itu diangkat oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan sekarang kamu memintaku untuk mencopotnya?!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, pasukan berangkat dengan diantar langsung oleh Khalifah. Pasukan yang dipimpin oleh panglima termuda itu bertugas selama kurang lebih 40 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan melaksanakan tugas besarnya. Dimulai dari suku Qudha’ah yang murtad. Usamah menang dan mendapatkan ghanimah. Kemudian melanjutkan perjalanannya menuju Abil. Kemenangan juga diraihnya dengan membawa pulang ghanimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, Usamah mampu membuktikan diri di tengah ketidakpercayaan publik. Anak muda yang baru berumur 18 tahun itu, telah mengukir prestasi internasionalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya itu, dampak dari pengiriman pasukan ini justru di luar dugaan semua orang yang mengkhawatirkan Madinah. Masyarakat Arab yang menyaksikan pergerakan pasukan Usamah mengira Madinah mempunyai kekuatan yang tidak terukur jumlah dan kekuatannya. Buktinya, masih berani mengirim pasukan Usamah keluar Madinah di tengah pemberontakan aqidah berbagai wilayah khilafah. Masyarakat Arab yang tadinya berniat jahat, jadi mengurungkan niatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah. Sekali lagi subhanallah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usamah anak muda itu. Sekali jalan, mampu membungkam musuh negara Islam. Dan pulang dengan kemenangan besar berikut ghanimah. Kemenangan itu membangkitkan semangat membara yang menyala di hati setiap muslim di Kota Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usamah anak muda 18 tahun itu telah menyumbangkan kebahagiaan dan semangat saat dunia Islam berkabung dengan wafatnya Rasul dan murtadnya sebagian besar wilayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemanakah Usamah-Usamah muda abad 21?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رضي الله عنك يا أسامة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Semoga Allah meridhoimu, Usamah!)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-8840941789428784830?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/8840941789428784830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=8840941789428784830' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/8840941789428784830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/8840941789428784830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2009/07/pemuda-pembangkit-semangat-dunia-islam.html' title='Pemuda Pembangkit Semangat Dunia Islam'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-60489289632300685</id><published>2009-06-25T02:19:00.000-07:00</published><updated>2009-06-25T02:24:19.593-07:00</updated><title type='text'>Titian Para Da'i</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SkNB2ML5TVI/AAAAAAAAAF8/lj0JIX7fN9o/s1600-h/superman.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SkNB2ML5TVI/AAAAAAAAAF8/lj0JIX7fN9o/s320/superman.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351193181486140754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika dakwah ini telah menapak tangga kematangannya. Episode baru rangkaian kegemilangan perjuangan ikhwah menjadi sebuah realitas yang nyata.. dari sudut-sudut rumah, lorong-lorong tempat sandar para ikhwah renyah membicarakan capaian-capaian dakwah kita suatu ketika kami sempat singgah di sebuah daerah di dataran bumi Jombang, dan subhanallah kehidupan dakwah para ikhwah begitu maraknya layaknya kehidupan Islam kaum sarung di daerah tradisional jawa timuran. Islam begitu (malahan ada ikhwah yang ‘over pede’ mengatakan : “kita telah menang akhi !”, ada yang bahasa tawadhu : “ini masih usaha yang belum seberapa”. Berbagai macam ekspresi dilontarkan sebagai wujud luapan perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luapan perasaan adalah fitrah yang normal bagi manusia. Rasa bahagia memicu binar-binar wajah, sedih mengguyur atas ketakutan akan kelalaian nantinya…Kejayaan dakwah ini adalah tugas suci dari mihrab Allah untuk kita, tidak lebih. Kejayaaan atau keterpurukan silih berganti sebagai sunnatullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring waktu berjalan, kita tidak lagi dihadapkan pada tantangan pertarungan tetapi dengan tantangan kemudahan-kemudahan yang kita peroleh. Ketika kegiatan dakwah semarak dan mendapatkan eksistensinya, seolah dakwah dan para da’inya ini adalah tokoh baru dan wajib dihormati manusia, selebritis baru mungkin ?. Perebutan kekuasaan menjadi kue empuk tiap hari, yakin “botolpun akan dipilih mahasiswa!” padahal peringatan Allah telah jelas di surat al imron 14. Semoga kita tidak mundur..keep dakwah beautifully.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-60489289632300685?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/60489289632300685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=60489289632300685' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/60489289632300685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/60489289632300685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2009/06/titian-para-dai.html' title='Titian Para Da&apos;i'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SkNB2ML5TVI/AAAAAAAAAF8/lj0JIX7fN9o/s72-c/superman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-4522727001015849749</id><published>2009-06-23T21:20:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T21:22:00.974-07:00</updated><title type='text'>Keyakinan Mengalahkan Ketidakberdayaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SkGp3rh4StI/AAAAAAAAAF0/UDxzDLq15IM/s1600-h/,hnv.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 105px; height: 124px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SkGp3rh4StI/AAAAAAAAAF0/UDxzDLq15IM/s320/,hnv.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350744606335584978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa minggu lalu ada berita kehebatan putra-putri Indonesia dipentas dunia. Pertama tentang Shofwan Al-Banna, mahasiswa Indonesia yang memenangkan The 39th St Gallen Symposium di Swiss. Dalam acara ini, ratusan pemimpin muda diseleksi lewat karya tulis bertema krisis global, untuk diambil 3 terbaik. Shofwan terpilih sebagai yang terbaik dengan mengalahkan Jason George dari Harvard University (peringkat 2) dan Aris Trantidis dari London School of Economics (peringkat 3). Berita kedua mengenai Riana Helmi yang berhasil lulus sebagai dokter dalam usia 18 tahun dari UGM, dengan IPK 3,67. Dengan prestasinya yang luar biasa Riana tercatat sebagai pemegang rekor dokter termuda di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu prestasi dunia dari putra-putri Indonesia tak terhitung jumlahnya, baik dibidang akademik, olahraga, seni dan lain sebagainya. Dalam berbagai keterbatasan, ternyata putra-putri Indonesia bisa merealisasikan impian-impiannya. Hal ini seharusnya membuat kita sebagai bangsa lebih percaya diri untuk membangun impian-impian besar, tidak hanya untuk diri kita sendiri tapi juga untuk bangsa, bahkan untuk dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya kita sering kali merasa terperangkap oleh kelemahan dan ketidakberdayaan yang sebenarnya belum pasti. Belum pasti karena memang kita belum pernah mencobanya, sebatas mana sebenarnya kekuatan maksimal kita. Banyak orang yang lebih suka men-diskon kemampuan dirinya dengan mengatakan “mustahil-lah” atau “saya realistis”. Sebenarnya inilah syndrome inferior alias minder, yang menahan orang untuk tidak berani berhadapan dengan kekuatan atau tantangan yang nampaknya seperti lebih besar, yang menyebabkan orang berhenti mengeluarkan seluruh potensi yang dimiliki, yang menyebabkan sebuah bangsa takut untuk berfikir menjadi bangsa yang mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah tidak akan membebani suatu kaum dengan beban yang tak sanggup dipikulnya” begitu Alquran mengatakan. Pertanyaannya siapa yang menentukan sanggup atau tidak sanggup? Diri sendiri? atau lingkungan kita? Dalam sebuah hadits qudsi Allah mengatakan “Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku”. Kalau sejak awal kita sudah mengatakan tidak sanggup, maka tidak sangguplah kita. Semua alasan akan segera mudah kita temukan untuk membenarkan ketidaksanggupan kita, begitu juga sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perang badar, Rosul dan sahabatnya sama sekali tidak siap berperang. Dari sisi jumlah personil, peralatan dan logistik sama sekali tidak seimbang. Tapi Rosul tidak lari, apalagi berfikir untuk koalisi dengan kekuatan musuh yang lebih besar. Rosul juga tidak melihatnya sebagai beban yang pasti tak sanggup dipikul olehnya dan sahabatnya. Rosul justru berusaha melawan keadaan dan keterbatasan dengan kekuatan dan keberanian yang maksimal, dan berserah diri seraya berdoa “Ya Allah, itulah kaum Quraisy yang telah datang dengan sombong dan congkaknya. Aku hanya meminta pertolongan yang telah Engkau janjikan kepada hamba. Ya Allah, binasakanlah mereka!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosul hanya memilih berkoalisi dengan Allah ketika menghadapi kekuatan yang lebih besar tanpa harus men-diskon kemampuan diri dan sahabatnya dengan apologi ketidakbedayaan. Rosul tidak berapologi dengan jumlah pendukung yang sedikit atau ketiadaan peralatan dan logistik. Rosul percaya janji Allah nyata kebenarannya. Manusia bisa dusta, harta bisa binasa dan kuasa bisa tak berdaya. Hanya Allah yang layak sebagai tempat bersandar hamba Nya. Dan perang Badar membuktikan bahwa keyakinan mampu mengalahkan segala ketidakberdayaan dan kekurangan. Rosul dan sahabatnya memperoleh kemenangan yang gemilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah keyakinan akan kemenangan dalam perang badar mengingatkan saya pada ahli fisika Indonesia yang luar biasa. Saat bertemu Prof. Yohanes Surya, beliau menjelaskan pada saya konsep MESTAKUNG (semesta mendukung). “jika kita yakin akan mampu, maka seluruh atribut lingkungan disekitar kita akan memberikan dukungan dan akhirnya kita benar-benar akan mampu, inilah yang disebut semesta mendukung” begitu katanya. Beliau menceritakan bahwa beliau dan anak-anak bimbingnya sering membuktikan hal ini dalam olimpiade internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga teringat James Douglas yang memukul KO juara dunia tinju kelas berat Mike Tyson dalam pertemuan di Tokyo tahun 1990. Douglas yang sama sekali tidak diunggulkan mampu menjatuhkan Tyson yang saat itu memiliki rekor bertanding 37-0 dengan 33 KO. Douglas yang sempat dipukul jatuh pada ronde 8 mampu bangkit kembali dan menjatuhkan Tyson di ronde 10. Dalam sebuah wawancara Douglas mengatakan “saya selalu mengatakan kepada mereka, tidak ada yang tidak bisa kamu lakukan. Jika kamu ingin mencoba, cobalah, lakukanlah karena kamu tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi jika tidak mencobanya”. "Saya adalah contoh yang paling jelas dari prinsip ini. Jangan pernah berkata tidak mungkin," kata Douglas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini kita membutuhkan kumpulan manusia yang penuh harapan, keyakinan dan keberanian untuk memiliki dan berusaha mewujudkan impian-impian besar. Kumpulan manusia seperti inilah yang akan mampu membawa bangsa ini menjadi bangsa besar, bangsa yang tidak hanya mampu menyelesaikan persoalan dirinya, tapi juga mampu berkontribusi bagi perbaikan dunia. Bangsa yang tidak hanya mampu menjadi pengikut dari agenda negara-negara lain di dunia, melainkan bangsa yang memiliki agenda yang bisa dilaksanakan oleh bangsa-bangsa lain di dunia. Semoga bangsa ini tidak pernah kekurangan stok manusia-manusia yang seperti ini. Dan semoga kita adalah bagian dari manusia yang semacam ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-4522727001015849749?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/4522727001015849749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=4522727001015849749' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4522727001015849749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4522727001015849749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2009/06/keyakinan-mengalahkan-ketidakberdayaan.html' title='Keyakinan Mengalahkan Ketidakberdayaan'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SkGp3rh4StI/AAAAAAAAAF0/UDxzDLq15IM/s72-c/,hnv.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-4453072310721125811</id><published>2009-06-21T18:49:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T18:52:49.800-07:00</updated><title type='text'>VMJ.....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/Sj7j3trVAXI/AAAAAAAAAFs/F82nyVpN1o4/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 118px; height: 117px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/Sj7j3trVAXI/AAAAAAAAAFs/F82nyVpN1o4/s320/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349963953656365426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin malam jam 23 an teman gw sms, di pikir darurat malam-malam begini sms...“bud maaf nih, gw tadi tidur eh mimpi ketemu RPS (sebutan yayangnya13 tahun lalu, yang kini sudah ga jadian) eh dia cantik banget”..sambil baca bt juga Cuma nginformasiin kenangan dia dulu waktu sma.&lt;br /&gt;Ya, kejadian bisa dibayangkan tahun 93, 13 tahun lalu, saat kami baru mulai ikutan liqo...belum sungguh-sungguh sih, liqonya aja masih pake abu-abu kumel....tapi semangatnya luar biasa....&lt;br /&gt;Nah saat masih abg itulah teman kami tertarik dengan seorang cewek, cukup cuantiek, solo banget...si RPS itu, awalnya karena kita sering kerja bareng di ROHIS,  atau di KIR eh temen kita searah tuh pulang..tumbuhlah benih-benih rasa....yang akhirnya makin ngerti pacaran itu  ya gimana ya,...Di mana aja, kapan aja, dan siapa aja dijamin nggak akan bisa lolos dari serangan virus yang satu ini. Bukan DBD, Flu Bu-rung, atau Worm. Tapi virus yang kekuatannya bisa bikin sang pejuang mati-matian ngapalin lagu melankolis First Love-nya Nika Costa atau Shoulder to Cry On-nya Tommy Page. Meski nilai bahasa Inggris di raport-nya delapan ngakak alias 3! Pede banget kan?dosa&lt;br /&gt;Inget saat kita yang sudah lulus kuliah saling memotivasi untuk segera wa limah....sama siapa cewek yang paling di sukai waktu ke ciater nyasar..ha ha ha..&lt;br /&gt;Giliran saya...bingung cewek mana ya...karena cewek yang saya kenal wajah doang nama kalo ga sekelas ya oh itu...tapi mikir lagi yang mana ya...hi hi hi kalo sekarang......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup. Virus yang dikenal dengan julukan virus merah jambu (VMJ) pembangkit rasa cinta ini kagak ada matinya. Malah mungkin kita berharap nggak mati-mati. Gimana ga mati suda 13 tahun aja masih nempel.... Coz, hidup kita bakal terasa garing bin monoton tanpa kehadiran cinta. Baik cinta kepada yang Maha Pencipta maupun kepada lawan jenis. Ali bin Abdah berkata, “tak mungkin seseorang menghindar dari cinta, kecuali orang yang kasar perangainya, kurang waras, atau tidak mempunyai gairah.” Maka berbahagialah orang-orang yang masih bisa mencintai dan dicintai. Ciee….Aa Gym banget neh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener sobat, nggak lengkap rasanya jadi manusia kalo kita nggak bisa mencintai dan dicintai. Karena ini fitrah. Jadi wajar aja kalo virus ini merajalela mencari mangsa di setiap kesempatan. Maka di kalangan selebritis dikenal istilah ‘cilok’ alias cinta lokasi. Sebutan untuk pasangan seleb yang terlibat jalinan asmara karena sering ketemu di lokasi syuting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah....... Ternyata di kalangan aktivis dakwah juga ada ‘cilok’ lho. Hah? tuh dia hingga kin ivirus itu sudah bikin bad sector di hati....uda di kasih anti virus tetap ga mempan...nempel terus di otak , bayangin 13 tahun masih jadi kenagan terindah kayak samson kan....gitu deh benar-benar bikin mati hati bo....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa’ sih? Beneran. Cuma di kalangan jilbaber en jenggot simpatik ini, ‘cilok’ berubah menjadi ‘CBSA’. Mentang-mentang mayoritas pelajar.n mahasiswa.. Do you know CBSA? Ini nih: Cinta Bersemi Saat Aktif. (ehm..ehm..KLBK euy!) Tapi jangan salah, meski ‘Cilok’ dan ‘CBSA’ sama-sama mengandung unsur cinta, tapi keduanya tetep beda. Kalo ‘CBSA’, lebih terjaga dari kontaminasi. Sementara ‘cilok’ lebih kepada cinta yang ternodai. Ups! Gini nih….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, kalo kamu pengen tahu lebih banyak tentang CBSA, kamu bisa tanya guru SD masing-masing. Tapi, kalo penasaran ama ‘CBSA’, kamu dah bener kalo pernah baca kali ini. Yuuuuk!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ROMANTIKA AKTIVIS DAKWAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo mengamati pergaulan para aktivis dakwah mungkin ada beberapa pertanyaan yang mampir di benak kita. Apalagi keseharian mereka yang gaul ama sesamanya. Cewek ama cewek. Cowok ama cowok. Kesannya antilawan jenis banget. Apa mereka steril dari rasa cinta? Apa yang ada dalam benak mereka cuma dakwah doang? Apa menjadi aktivis dakwah kudu punya antivirus untuk menghadang VMJ? Apa-apanya dong…eh, kok jadi lagu sih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur, sebagai manusia biasa n aktivis da’wah juga manusia..ga mungkin dikantor bikin partsi sendiri .trus di tulis di larang menyentuh..bila anda bukan muhrim....yang ada di depak....kalo terima vendor untuk nego..apa harus nunduk sementara vendornya gadis putih chinees..terus pakai rok tinggi banget...belahan dadanya V...mo gimana.....resign....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak usah dibikin pusing, sampe nyanyiin lagu Nek Titik Puspa gitu. Para aktivis dakwah itu sama aja kayak kita. Sejenis manusia yang punya rasa cinta. Cuma bedanya, mereka nggak show of forces untuk urusan ini. Apalagi sampe deklarasi segala di acara reality show Katakan Cinta atau Playboy Kabel. Nggak lah yauw. Mereka punya prinsip yang bagi sebagian orang terdengar ‘aneh’ dalam hal pengungkapan rasa cinta. Anti-pacaran en nggak phobi ama nikah dini. Catet ya! Juga ga Phobi sama cewek cantik karena setiap yang indah patut di syukuri nah ini fungsinya menundukan pandangan..eit jangan nunduk kalo si cewek pakai rok mini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, masalahnya, kita sering bertanya-tanya, gimana mungkin bisa terjalin rasa cinta di antara mereka kalo mereka sendiri anti-gaul bebas. Bukankah gaul bebas itu terbukti menjadi media subur untuk memupuk rasa cinta kepada lawan jenis? Eit, jangan salah. Nggak gaul bebas bukan berarti nggak berinteraksi dengan lawan jenis. Emangnya penghuni dunia dakwah cuma satu jenis? Tetep, aktivitas dakwah juga mengharuskan mereka berhubungan dengan lawan jenis. Apalagi yang tergabung dalam sebuah organisasi. Kudu ada konsolidasi dakwah. Inget-inget tuh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai aktivis dakwah, tentu konsolidasi itu mengharuskan pihak ikhwan (muslim) menjalin kerjasama dengan para anggota ‘diva’ alias divisi akhwat (muslimah). Saling tukar informasi. Rapat bulanan untuk evaluasi kinerja dakwah sekaligus planning untuk masa mendatang. Sampe tergabung dalam kepanitiaan acara. Dan nggak mungkin kegiatan kayak di atas dilakukan tanpa adanya pertemuan. Walau mungkin rapat bisa aja pake fasilitas teleconference. Tapi itu pasti bakal menyedot banyak biaya. Bisa-bisa acaranya nggak jadi digelar gara-gara nggak ada biaya. Berabe kan? Atau kayak zadul saat SMA di balik hijab mushola yang lebar banget....karena si akhwat ngomongnya pelan...sang ikhwan ga tahan di buka dikit..dikit lama-lama di buka hanya duduknya di atur akhirnya pandang-pandangan,,,,heehehheeh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dari seringnya pertemuan itulah bisa menyita perhatian khusus antar aktivis. Meski nggak terungkap, VMJ tengah mengamati mangsa yang hendak diburu. Satu sama lain saling menyimpan rasa kagum. Dari sinilah tumbuh perasaan simpati, empati, yang seterusnya bisa bikin jatuh hati. Walau hanya tersimpan rapi dalam diary atau menghiasi relung hati. Intinya, malu-malu tapi mau!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses tumbuh dan mewabahnya VMJ di kalangan aktivis, nggak jauh beda dengan ‘cilok’ ala seleb. Cinta bersemi saat aktif dalam dakwah. Makanya kita nggak usah ragu bin worried untuk jadi seorang aktivis dakwah. Pergaulan mereka yang terkesan anti-lawan jenis, hanya salah satu cara buat nunjukkin kalo Islam juga punya aturan maen dalam pergaulan. Justru kita kudu bangga jadi aktivis. Karena untuk urusan jodoh, Allah bakal ngasih pasangan hidup yang ‘qualified’ buat para aktivis pengemban dakwah yang istiqomah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah Swt:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang (baik) pula.” (QS an-Nûr [21]: 26)&lt;br /&gt;MENGENDALIKAN RASA CINTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nggak salah kalo cinta bisa mendera siapa aja. Termasuk para aktivis dakwah. Tapi tetep kita kudu waspada ama VMJ ini. Soalnya orang bisa berubah karena kasmaran. Yang pasti nggak berubah jadi Ksatria Baja Hitam. Tapi perubahan yang lambat laun nampak dalam diri kita. Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam bukunya Raudhah al-Muhibbin wa Nuzhah al-Musytaqin menuliskan komentar sejumlah orang tentang pengaruh cinta dalam kehidupan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antaranya sebagai berikut: “Cinta itu bisa menyucikan akal, mengenyahkan kekhawatiran, mendorong untuk berpakaian rapi, makan yang baik-baik, memelihara akhlak yang mulia, membangkitkan semangat, mengenakan wewangian, memperhatikan pergaulan yang baik, serta menjaga adab dan kepribadian. Tapi cinta juga merupakan ujian bagi orang-orang yang shaleh dan cobaan bagi yang ahli ibadah”. Juga siapa yang nyangka kalo aktivis dakwah di tolak cinta bsa langsung ikhlas....sama men....stress juga...ga nafus makan..hilang gairah...nah fungsi halaqoh itulah menbangun kembali semangat hidup....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, lho? Ternyata cinta bukan cuma Anugerah Terindah yang Pernah Kumiliki seperti kata Sheila On Tujuh. Tapi juga merupakan ujian sekaligus cobaan buat orang shaleh, ahli ibadah, termasuk aktivis dakwah. Kok bisa? Iya, karena cinta nggak cuma bisa mengubah pe-nampilan aja. Dia juga bisa membelokkan niat yang udah lurus. Komitmen dakwah bisa berubah. Aktivitas dakwah yang awalnya diniatkan untuk mendapat ridho Allah bisa terkontaminasi saat VMJ meradang. Ini yang kudu diwaspadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu kita nggak pengen dong, aktivitas dakwah kita yang mulia jadi kacau-beliau gara-gara kita terpana pesona cinta. Makanya kita kudu pandai mengendalikan rasa itu. Seperti kata dokter, mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk urusan cinta juga sama. Lebih baik kita mencegah aktivitas yang bikin VMJ meradang. Ada dua hal yang bisa kita jalanin sebagai langkah pencegahan (kayak 3M DBD aja neh!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, dari dalam diri kita. Di sini kita kuatkan benteng pertahanan dari serangan rasa cinta yang membabi buta. Caranya, rajin puasa sunat. Rasulullah menganjurkan pemuda-pemudi untuk berpuasa sebagai satu perisai takwa. Perbanyak membaca al-Qur’an, shalat tahajjud, dan berdzikir kepada Allah saat godaan itu datang. Perbanyak juga doa kita kepada Allah. Minta kepada-Nya biar kita dijauhin dari perbuatan yang haram, minta juga kepada-Nya biar kita dikasih jodoh yang qualified dunia-akhirat. Mau dong?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, dari luar diri kita. Ini juga nggak kalah pentingnya. Faktor ling-kungan gampang banget meluluhlantakkan pertahanan yang kita bangun. Itu sebabnya, kita kudu bisa menata lingkungan sekitar kita. Misalnya, memini-malisasi pertemuan dan komunikasi dengan lawan jenis. Yang pusing kalo ketemu rekan di kantor...pusing.....kata peggy melati sukma...Walau itu untuk konsolidasi dakwah. Sorry, bukannya mo ngerecokin, cuma kita khawatir, jiwa muda kita tak kuasa meredam gejolak rasa cinta itu. Kita juga bisa gaul ama temen-teman yang bisanya nggak cuma manas-manasin doang. Tapi mampu membantu kita menjaga izzah alias harga diri. Sehingga kita bisa belajar menundukkan pandangan. Baik terhadap para ‘macan’ (makhluk cantik) mau pun terhadap media ‘syerem’ yang bisa memacu adrenalin kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita kudu nyadar kalo seorang aktivis dakwah sering jadi panutan dan teladan bagi orang lain. Nggak cuma Allah yang mengawasi tiap omongan ama tingkah lakunya, tapi juga umat. Gimana jadinya kalo pas ngisi pengajian begitu bersemangat bilang pacaran itu haram. Tapi, pas doi lagi kasmaran, perilakunya nggak beda ama aktivis pacaran. Apalagi pake ngeles dengan istilah ‘pacaran islami’. Idiih…malu ama umat tuh! Firman Allah Swt: “Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan. (QS ash-Shaf [61]: 3) eh bukan pacaran islami tapi ngeteken akhwat takut di samber  ikhwan lain…. …….sama aja kalieeee&lt;br /&gt;MENENTUKAN PRIORITAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo kamu udah bisa atau minimal lagi belajar mengendalikan rasa cinta, sekarang kamu udah pantes buat belajar menentukan prioritas. Karena untuk urusan ekspresi cinta, Islam cuma mengatur dua tahap. Khitbah dan nikah. Nggak ada lagi. Masalahnya, kadang para aktivis dakwah yang mayori-tas pelajar terbentur dengan banyak hal sampe kerepotan memilih satu di antara dua pilihan itu. Kalo pun ada yang berani, lebih didominasi faktor emosi. Bisa jadi was-was sang target ‘disamber’ duluan ama yang laen (Emangnya bis kota maen serobot?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo mau khitbah dulu, kecil kemungkinan bisa bertahan sampe kamu lulus sekolah atau kuliah terus dapet kerja. Bawaannya pasti pengen segera ijab qabul. Padahal, segala kebutuhan keuangan masih disubsidi penuh ama ortu. Bakal berabe ke depannya. Perhatian kamu bakal terpecah. Antara beresin kuliah atau matengin rencana nikah. Bisa-bisa nggak optimal dua-duanya. Padahal kehidupan rumah tangga bakal menuntut suami untuk mencari nafkah materi. Nggak cuma bermodalkan cinta. Sementara ijazah pendidikan pun adakalanya punya peranan bagi sang suami demi mem-peroleh nafkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalo udah gini bagusnya kita pusatkan perhatian pada aktivitas tholabul ‘ilmi yang lagi digeluti. Biar masa depan juga terbingkai dengan rapi. Tapi, bukan berarti kita ngelarang kamu mikirin soal nikah lho. Nggak. Silakan aja kalo kamu mau mulai mempelajari soal pernikahan lebih dalam. Karena terpancing ama senior yang bilang nikah itu nikmat, indah dan ibadah, misalnya. Tapi kamu kudu siap hadapi risiko yang bakal menyedot perhatian kamu. Berani ambil risiko? Pikirkan dengan mateng!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke deh Kita percaya kamu-kamu bisa mengambil pilihan dengan bijak. Jangan sampe CBSA bikin aktivitas dakwah kamu kendor. Catet, sekali lagi kita ngingetin, dakwah itu untuk mendapat ridho Ilahi. Bukan karena orang yang dikasihi. Dan jangan takut keduluan,orang lain ga usah ngetekin atau ngincerin..... karena jodoh masing-masing nggak akan kelayapan. Oke? Tetap semangat!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-4453072310721125811?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/4453072310721125811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=4453072310721125811' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4453072310721125811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4453072310721125811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2009/06/vmj.html' title='VMJ.....'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/Sj7j3trVAXI/AAAAAAAAAFs/F82nyVpN1o4/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-4133718624051062863</id><published>2009-05-09T05:03:00.000-07:00</published><updated>2009-05-09T05:05:59.763-07:00</updated><title type='text'>Lima Poin Pendidikan Anak Dalam Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SgVxlI_YbiI/AAAAAAAAAFc/TTPJPoxudMA/s1600-h/Bunga(1).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 136px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SgVxlI_YbiI/AAAAAAAAAFc/TTPJPoxudMA/s200/Bunga(1).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333794216572644898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bunda, apakah ilmumu hari ini? Sudahkah kau siapkan dirimu untuk masa depan anak-anakmu? Bunda, apakah kau sudah menyediakan tahta untuk tempat kembali anakmu? Di negeri yang Sebenarnya. Di Negeri Abadi? Bunda, mari kita mengukir masa depan anak-anak kita. Bunda, mari persiapkan diri kita untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama Bunda, tahukah dikau bahwa kesuksesan adalah cita-cita yang panjang dengan titik akhir di Negeri Abadi? Belumlah sukses jika anakmu menyandang gelar atau jabatan yang tertinggi, atau mengumpulkan kekayaan terbanyak. Belum Bunda, bahkan sebenarnya itu semua tak sepenting nilai ketaqwaan. Mungkin itu semua hanyalah jalan menuju ke Kesuksesan Sejati. Atau bahkan, bisa jadi, itu semua malah menjadi penghalang Kesuksesan Sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gusti Allah Yang Maha Mencipta Berkata dalam KitabNya:&lt;br /&gt;“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS 3:185)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah Bunda, hidup ini hanya kesenangan yang menipu, maka janganlah tertipu dengan tolok ukur yang semu. Pancangkanlah cita-cita untuk anak-anakmu di Negeri Abadi, ajarkanlah mereka tentang cita-cita ini. Bolehlah mereka memiliki beragam cita-cita dunia, namun janganlah sampai ada yang tak mau punya cita-cita Akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, setelah memancangkan cita-cita untuk anak-anakmu, maka cobalah memulai memahami anak-anakmu. Ada dua hal yang perlu kau amati:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, amati sifat-sifat khasnya masing-masing. Tidak ada dua manusia yang sama serupa seluruhnya. Tiap manusia unik. Pahami keunikan masing-masing, dan hormati keunikan pemberian Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, Bunda, fahami di tahap apa saat ini si anak berada. Allah SWT mengkodratkan segala sesuatu sesuai tahapan atau prosesnya.&lt;br /&gt;Anak-anak yang merupakan amanah pada kita ini, juga dibesarkan dengan tahapan-tahapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahapan sebelum kelahirannya merupakan alam arwah. Di tahap ini kita mulai mendidiknya dengan kita sendiri menjalankan ibadah, amal ketaatan pada Allah dan juga dengan selalu menjaga hati dan badan kita secara prima. Itulah kebaikan-kebaikan dan pendidikan pertama kita pada buah hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan anak dalam Islam, menurut Sahabat Ali bin Abitahalib ra, dapat dibagi menjadi 3 tahapan/ penggolongan usia:&lt;br /&gt;1. Tahap BERMAIN (“la-ibuhum”/ajaklah mereka bermain), dari lahir sampai kira-kira 7 tahun.&lt;br /&gt;2. Tahap PENANAMAN DISIPLIN (“addibuhum”/ajarilah mereka adab) dari kira-kira 7 tahun sampai 14 tahun.&lt;br /&gt;3. Tahap KEMITRAAN (“roofiquhum”/jadikanlah mereka sebagai sahabat) kira-kira mulai 14 tahun ke atas.&lt;br /&gt;Ketiga tahapan pendidikan ini mempunyai karakteristik pendekatan yang berbeda sesuai dengan perkembangan kepribadian anak yang sehat. Begitulah kita coba memperlakukan mereka sesuai dengan sifat-sifatnya dan tahapan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ketiga adalah memilih metode pendidikan. Setidaknya, dalam buku dua orang pemikir Islam, yaitu Muhammad Quthb (Manhaj Tarbiyah Islamiyah) dan Abdullah Nasih ’Ulwan (Tarbiyatul Aulad fil Islam), ada lima Metode Pendidikan dalam Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama adalah melalui Keteladanan atau Qudwah, yang kedua adalah dengan Pembiasaan atau Aadah, yang ketiga adalah melalui Pemberian Nasehat atau Mau’izhoh, yang keempat dengan melaksanakan Mekanisme Kontrol atau Mulahazhoh, sedangkan yang terakhir dan merupakan pengaman hasil pendidikan adalah Metode Pendidikan melalui Sistem sangsi atau Uqubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda, jangan tinggalkan satu-pun dari ke lima metode tersebut, meskipun yang terpenting adalah Keteladanan (sebagai metode yang paling efektif).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bicara Metode, ke empat adalah Isi Pendidikan itu sendiri. Hal-hal apa saja yang perlu kita berikan kepada mereka, sebagai amanah dari Allah SWT.&lt;br /&gt;Setidak-tidaknya ada 7 bidang. Ketujuh Bidang Tarbiyah Islamiyah tersebut adalah: (1) Pendidikan Keimanan (2) Pendidikan Akhlaq (3) Pendidikan Fikroh/ Pemikiran (4) Pendidikan Fisik (5) Pendidikan Sosial (6) Pendidikan Kejiwaan/ Kepribadian (7) Pendidikan Kejenisan (sexual education). Hendaknya semua kita pelajari dan ajarkan kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke lima, kira-kira gambaran pribadi seperti apakah yang kita harapkan akan muncul pada diri anak-anak kita setelah hal-hal di atas kita lakukan? Mudah-mudahan seperti yang ada dalam sepuluh poin target pendidikan Islam ini:&lt;br /&gt;Selamat aqidahnya, Benar ibadahnya, Kokoh akhlaqnya, Mempunyai kemampuan untuk mempunyai penghasilan, Jernih pemahamannya, Kuat jasmaninya, Dapat melawan hawa nafsunya sendiri, Teratur urusan-urusannya, Dapat menjaga waktu, Berguna bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah, Dia Akan Mengganjar kita dengan pahala terbaik, sesuai jerih payah kita, dan Semoga kita kelak bersama dikumpulkan di Negeri Abadi. Amin. Wallahua’lam, (SAN)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;- Lima Poin Pendidikan Anak: -1.Paradigma sukses-2.Mengenal Tahapan dan Sifat-3.Metode-4.Isi-5.Target.&lt;br /&gt;- Buku Muhammad Quthb (Manhaj Tarbiyah Islamiyah) diterjemahkan dengan judul “Sistem Pendidikan Islam” terbitan Al-Ma’arif Bandung, dan buku Abdullah Nasih ’Ulwan (Tarbiyatul Aulad fil Islam) diterjemahkan dengan judul Pendidikan Anak Dalam Islam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-4133718624051062863?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/4133718624051062863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=4133718624051062863' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4133718624051062863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4133718624051062863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2009/05/lima-poin-pendidikan-anak-dalam-islam.html' title='Lima Poin Pendidikan Anak Dalam Islam'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SgVxlI_YbiI/AAAAAAAAAFc/TTPJPoxudMA/s72-c/Bunga(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-3885537944142653430</id><published>2009-04-14T10:02:00.000-07:00</published><updated>2009-04-14T10:03:27.620-07:00</updated><title type='text'>The Truth of April Mop</title><content type='html'>April Mop adalah hari di mana orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Tapi tahukah Anda apakah April Mop itu sebenarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, April Mop adalah sebuah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya orang akan menjawab bahwa April Mop—yang hanya berlaku pada tanggal 1 April—adalah hari di mana kita boleh dan sah-sah saja menipu teman, orangtua, saudara, atau lainnya, dan sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran April Mop. Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April Mop, maka dirinya juga akan tertawa atau minimal mengumpat sebal, tentu saja bukan marah sungguhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun belum sepopuler perayaan tahun baru atau Valentine's Day, budaya April Mop dalam dua dekade terakhir memperlihatkan kecenderungan yang makin akrab di masyarakat perkotaan kita. Bukan mustahil pula, ke depan juga akan meluas ke masyarakat yang tinggal di pedesaan. Ironisnya, masyarakat dengan mudah meniru kebudayaan Barat ini tanpa mengkritisinya terlebih dahulu, apakah budaya itu baik atau tidak, bermanfaat atau sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda, bahwa perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu, sesungguhnya berawal dari suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan? April Mop, atau The April's Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 M, atau bertepatan dengan 892 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah barat yang berupa pegunungan. Islam telah menerangi Spanyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami. Tidak saja membaca Al-Qur'an, namun bertingkah-laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol. Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Al Qur'an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan salib. Penyerangan oleh pasukan salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua. Satu-persatu daerah di Spanyol jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara salib terus mengejar mereka. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara salib mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju ke pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya. Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The April's Fool Day). Pada tanggal 1 April, orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi umat Islam, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya se-iman disembelih dan dibantai oleh tentara salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, 5 abad silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudara-saudariku sesama Muslim, sampai hatikah Anda semua merayakan April Mop sekarang ini, setelah mengetahui apa yang sebenarnya melatar-belakangi perayaan yang diadakan dunia barat setiap tanggal 1 April itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kisah ini akan membuka mata-hati kita, &amp; Allah SWT akan menjadi saksi bagi kita semua. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-3885537944142653430?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/3885537944142653430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=3885537944142653430' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/3885537944142653430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/3885537944142653430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2009/04/truth-of-april-mop.html' title='The Truth of April Mop'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-8241089733296233762</id><published>2009-03-14T00:51:00.000-07:00</published><updated>2009-03-14T00:55:15.635-07:00</updated><title type='text'>Potret Insan Pembaharu Peradaban</title><content type='html'>Refleksi Maulid Nabi Muhammad Dalam Dunia Pendidikan Menuju Indonesia Madani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”(QS. Al Ahzab [33]: 21)&lt;br /&gt;Tanggal 12 Rabiul awal merupakan tanggal bersejarah bagi umat Islam di seluruh dunia, karena pada tanggal tersebut lahir seorang rasul yang membawa risalah Islam. Beliau adalah Nabi Besar Muhammad saw. Beliau adalah nabi terakhir (khataman nabiyin) yang diutus Allah SWT. Untuk memperbaiki akhlak manusia, menunjukkan sebuah jalan yang sangat diharapkan oleh umat manusia.&lt;br /&gt;Peringatan maulid nabi yang diperingati setiap tanggal 12 Rabiul awal pada &lt;br /&gt;hakekatnya sebagai upaya mengingat kembali hari kelahiran dan sejarah hidup nabi, meningkatkan komitmen memegang teguh ajarannya dan menjadikan beliau sebagai figur teladan utama bagi kaum muslimin khususnya dan seharusnya bagi  umat manusia umumnya. Peringatan maulid nabi biasanya dilakukan dalam berbagai bentuk, ada yang mengadakan tablig akbar dengan mendatangkan ulama terkenal, membaca shalawat nabi dan aneka tradisi lainnya yang berkembang dimasyarakat. Kita percaya bahwa itu semua merupakan bentuk ekpresi kecintaan kaum muslimin terhadap nabi yang dicintainya. Peringatan maulid nabi tentu tidak sama dengan peringatan hari ulang tahun yang banyak diselenggarakan kalangan borjuis di negeri ini.&lt;br /&gt;Peringatan maulid yang  pertama kali digagas oleh Shalahuddin Al Ayubi (1137-1193) ratusan tahun setelah nabi wafat. Nabi Muhammad saw, ini sebenarnya untuk mengembalikan kembali semangat pasukan islam yang kala itu mengalami kelelahan mental, fisik dan ruhiyah dalam perang salib, dan ide ini mengobarkan semangat  pasukan shalahuddin Al Ayubi untuk menggentarkan lagi pasukan salib. nah perayaan menjadi  turun menurun sampai saat ini dan mungkin diberbagai Negara memperingatinnya dengan cara berbeda.&lt;br /&gt; rangkaian peristiwa kehidupan Rasullullah SAW yang sungguh luarbiasa dengan gemblengan sejak kecil hingga menjelang pengangkatan menjadi rosul sampai wafatnya beliau, terdapat proses yang seharusnya banyak diambil oleh kalanngan pelaku pendidikan. khususnya oleh para pendidik itu sendiri. lo pa hubungan gitu ??? kita bedah ni kepemimpinan beliau nanti akan kita dapati potret manusia sempurna yang harus dan wajib dijadikan tauladan bagi para pendidik untuk mencetak pemimpin yang siap bersaing dalam era globalisasi ini demi meningkatkan martabat bangsa melalui dunia pendidikan.&lt;br /&gt;Berbicara tentang pemimpin dan kepemimpinan, maka teladan yang paling baik adalah kepemimpinan Rasulullah saw. Sebab, dalam kurun waktu yang singkat (sekitar 23 tahun) beliau berhasil dengan gemilang merekontruksi akhlak masyarakat Mekah dari akhlak jahiliah menjadi masyarakat yang berakhlak mulia. Kota Mekah yang tidak dikenal dalam sejarah peradaban manusia, menjadi daerah yang masyarakatnya memiliki akhlak mulia. Tugas utama Nabi adalah untuk memperbaiki akhlak manusia. Keberhasilan Nabi mengubah aspek moralitas tersebut manjadi alasan Michael Hart (seorang penulis non muslim) menempatkan nabi diurutan pertama diantara 100 tokoh paling berpengaruh di dunia.&lt;br /&gt;Sekarang, meskipun lebih dari 1400 tahun Nabi wafat, namun model kepemimpinan beliau senantiasa relevan dan didamba umat. Tutur katanya diikuti, perilakunya menjadi suri teladan terbaik. Beliau adalah pemimpin paripurna. Jika kita menyimak sejarah hidup Rasulullah semakin membuat kita terpesona dengan model kepemimpinan yang beliau terapkan. Mahasuci Allah yang telah mengutus rasul-Nya menjadi suri teladan terbaik dalam kepemimpinannya. Nabi saw. adalah pemimpin terbaik sepanjang masa, karena Rasulullah selalu memimpin, dengan akhlak mulia, adil dan menekankan pentingnya keteladanan. nah lagi-lagi keteladanan &lt;br /&gt;Ada sepenggal kisah Rosul yang wajib untuk diikuti oleh para pendidik. : Setelah merasakan berbagai siksaan dan penderitaan yang dilancarkan kaum Quraisy di Makkah, Rasulullah berangkat ke Tha'if, mencari dukungan dan perlindungan dari Bani Tsaqif, dan mengharap agar mereka dapat menerima ajaran yang dibawanya dari Allah. Setibanya di Tha'if, beliau menuju tempat para pemuka Bani Tsaqif, sebagai orang-orang yang berkuasa di daerah. Beliau berbicara tentang Islam dan mengajak mereka supaya beriman kepada Allah. Tapi ajakan beliau itu ditolak mentah-mentah dan dijawab secara kasar. Kemudian Rasulullah bangkit meninggalkan mereka seraya mengharap supaya mereka menyembunyikan kedatangan ini dari kaum Quraisy, tetapi mereka pun menolaknya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka lalu mengerahkan kaum penjahat dan para budak untuk mencerca dan melemparinya dengan batu sehingga mengakibatkan cedera pada kedua kaki Rasulullah. Zaid bin Haritsah berusaha keras melindungi beliau, tetapi kewalahan, sehingga ia sendiri terluka pada kepalanya. Rasulullah kembali dengan perasaan tidak menentu sehingga baru tersentak dan tersadar ketika sampai di Qarnu'ts-Tsa'alib. Lalu Rasulullah mengangkat kepalanya, dan tiba-tiba melihat awan menaunginya. Kemudian beliau pandang dan tiba-tiba muncul Jibril, memanggilnya seraya berkata "Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan dan jawaban kaummu terhadapmu, dan Allah telah mengutus malaikat penjaga gunung untuk engkau perintahkan sesukamu." Kemudian malaikat penjaga gunung memanggil Rasulullah dan mengucapkan salam kepadanya, lalu berkata, "Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan kaummu terhadapmu; jika engkau suka aku bisa membalikkan gunung.Akhsyabin di atas mereka." Rasulullah menjawab, "Bahkan aku menginginkan semoga Allah berkenan mengeluarkan dari anak keturunan mereka yang menyembah Allah semata, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun."  &lt;br /&gt;bisa kita bayangkan  orang yang tersakiti justru menolak tawaran untuk membalas apa yang dilakukan oleh kaum tha’if dengan mendo’akannya untuk  tetap mendapatkan  kasih sayang Rasulullah, bahkan sama orang-orang jahat sekalipun beliau masih menunjukkannya. Dan ternyata apa yang dido'akan Rasulullah terwujud, dengan banyaknya para pembela Islam dilahirkan di Tha'if.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainnya para pendidik di negeri kita mengutamakan keteladanan apa yang dicontohkan oleh rosullulah dalam segala hal maka dari insan-insan ini akan menghasilkan sekumpulan calon-calon pemimpin  guna menjadikan bangsa ini menuju Indonesia Madani. waulohua’lam bishowab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-8241089733296233762?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/8241089733296233762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=8241089733296233762' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/8241089733296233762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/8241089733296233762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2009/03/potret-insan-pembaharu-peradaban.html' title='Potret Insan Pembaharu Peradaban'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-4796477946995875043</id><published>2009-02-14T04:41:00.000-08:00</published><updated>2009-02-14T04:50:14.733-08:00</updated><title type='text'>PARTAI POLITIK  MASUK KAMPUS ???   </title><content type='html'>     Dunia Pendidikan merupakan salah satu elemen penting dalam pembangunan bangsa, fungsi pendidikan adalah sebagai pondasi pembangunan bangsa yang harus mencerminkan bahwa lembaga pendidikan dijadikan media untuk mencetak generasi yang berkarakter, ini adalah hal yang paling utama yang seharusnya diterapkan dalam sebuah Negara.      &lt;br /&gt;    Kalau kita melihat fungsinya maka sudah seharusnya sebuah lembaga pendidikan dituntut untuk mempunyai sebuah independensi yang tinggi guna tercegahnyanya tujuan-tujuan utama lembaga pendidikan dari kepentingan luar yang sangat berbahaya bagi masa depan bangsa sehingga pendidikan di Indonesia tidak mempunyai ciri khusus yang selama ini menjadi factor penting dalam dunia pendidikan di Indonesia, kalau kita melihat di Negara lain factor ini menjadi sangat penting dalam setiap pembangunannya.&lt;br /&gt;   Momentum pemilu 2009 juga harus diwaspadai, banyak organisasi politik/Parpol yang memanfaatkan lembaga pendidikan untuk menjaring suara, ya karena diperguruan tinggi inilah terdapat banyak kaum intelektual dan tidak sedikit dari mereka jika dibumbuhi oleh intrik Parpol tersebut maka mereka dapat mendulang suara juga.&lt;br /&gt;   Kampanye yang dilakukan oleh Parpol sebelum waktu yang ditentukan oleh kpu dengan berkedok kegiatan social, pelatihan, atau yang bersifat mengumpulkan masa, telah marak dilakukan. Baliho, poster, stiker, kalender, banner, kartu nama telah bertebaran ke masyarakat luas, ini membuat peserta pemilu berlomba-lomba menggunakan segala cara untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk memilihnya walaupun dengan uang sekalipun. ( berkedok mengganti uang kerja aja), jika hal ini terjadi di lembaga pendidikan maka dapat menyebabkan pergeseran fungsi lembaga pendidikan yang seharusnya terbebas dari unsur politik dan untuk mencetak generasi yang berkarakter guna meningkatkan martabat bangsa justru dijadikan sebagai wahana berpolitik yang syarat akan kepentingan-kepentingan pribadi.&lt;br /&gt;   Dengan masuknya parpol dalam lembaga pendidikan khususnya Perguruan Tinggi secara otomatis dapat mengganggu stabilitas tujuan utama apalagi jika birokasi kampus berperan dalam memuluskan langkah parpol tersebut. Mahasiswa akan terkotak-kotak sehingga akan menimbulkan polemic internal. Mahasiswa yang seharusnya benteng Negara, pengawal kebijakan pemerintah, elemen masyarakat yang paling ampuh dalam menyuarakan aspirasi masyarakat akan semakin tidak jelas fungsi sebagai mahasiswa, dan jika mahasiswa sudah terkontaminasi dalam kepentingan politik maka akan sangat membahayakan generasi bangsa. maka Pragmatisme akan meraja lela&lt;br /&gt;   Birokasi kampus menjadi kunci bagi mulusnya tujuan parpol tersebut, mereka dapat menggunakan fasilitas, SDM, Stuktur untuk menarik simpati. Pemasangan instumen pemenangan (kalender, stiker, kartu nama) secara leluasa dilakukan oleh karyawan, fasilitas kampus yang seharusnya digunakan untuk menunjang aktifitas kegiatan perkuliahan tidak akan luput dari sasaran parpol untuk kepentingan mereka, dengan dukungan penuh tentunya dari pihak birokasi kampus. Nah jika ini  terjadi maka sebuah lembaga pendidikan khususnya Pergururan Tinggi di Indonesia  akan sangat lebih menyesatkan bangsanya sendiri,. Sangat memalukan jika terdengar oleh bangsa lain. Maka mahasiswa yang sadar akan kecintaannya terhadap bangsa ini tidak akan rela dengan noda-noda politik yang mengotori tujuan suci perguruan tinggi. Tersebut. Yaitu mencetak generasi yang berkarakter guna meningkatkan martabat Bangsa. Waallahua’lam bishowab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-4796477946995875043?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/4796477946995875043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=4796477946995875043' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4796477946995875043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4796477946995875043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2009/02/partai-politik-masuk-kampus.html' title='PARTAI POLITIK  MASUK KAMPUS ???   '/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-3332011115834603530</id><published>2008-11-24T06:22:00.000-08:00</published><updated>2008-11-24T06:33:04.310-08:00</updated><title type='text'>masih adakah pemimpin yang sejati ???</title><content type='html'>&lt;p&gt;Masih adakah pemimpin yang sejati ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pemimpin yang mengutamakan rakyat dari dirinya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pemimpin yang rela berkorban dengan harta dan nyawa&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pemimpin yang tidak banyak mengobral janji&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pemimpin yang menepati janji dan mengemban amanah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masih adakah pemimpin yang sejati ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemimpin yang rendah hati dan berakhlak mulia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pemimpin yang cerdas dan dapat dipercaya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pemimpin yang pemberani dan bermental baja&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pemimpin yang halus hatinya dan menjaga kehormatannya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masih adakah pemimpin yang sejati ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemimpin yang hanya takut pada Allah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pemimpin yang bertakwa dan bertawakal pada Allah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pemimpin yang rajin shaum dan tahajut pada Allah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pemimpin yang doanya terus mengalir pada Allah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemimpin yang mengutamakan Allah dari nafsunya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pemimpin yang selalu ingat hari kiamat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pemimpin yang takut neraka dan sangat senang ditegur&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pemimpin yang minta dibantu bila benar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masih adakah pemimpin yang sejati ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;23 November 2008, Di SDIT AR RUHUL JADID, Jam 14.45 Wib.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;telah terlahir seorang yang denga sekuat tenaga sampai ajal menjelang akan menjawab pertanyaan2 diatas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Antum berjuang tidak sendiri .....&lt;/p&gt;&lt;p&gt;GApai SYAHID YA AKHI itu adalah Cita-Cita Tertinggi Antum dan Kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;teruntuk saudaraku M. Azhar Nurdin&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-3332011115834603530?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/3332011115834603530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=3332011115834603530' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/3332011115834603530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/3332011115834603530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/11/masih-adakah-pemimpin-yang-sejati.html' title='masih adakah pemimpin yang sejati ???'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-8529816174489933944</id><published>2008-10-19T21:49:00.000-07:00</published><updated>2008-10-19T21:56:52.308-07:00</updated><title type='text'>RUU APP WAJIB DIDUKUNG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SPwPEqpl7WI/AAAAAAAAADY/Wb5FBkmSb3c/s1600-h/antiporno_01.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 356px; height: 183px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SPwPEqpl7WI/AAAAAAAAADY/Wb5FBkmSb3c/s400/antiporno_01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259095037704531298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RUU APP&lt;/span&gt; BUKAN untuk menyeragamkan budaya,&lt;br /&gt;&lt;p&gt;BUKAN untuk menyeragamkan dalam berpakaian,&lt;br /&gt;BUKAN untuk memaksakan aturan suatu agama.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RUU APP&lt;/span&gt; dapat mengangkat suatu kaum/suku yang masih berpakaian / pola hidup&lt;br /&gt;yang tertinggal, dan BUKAN untuk menangkapnya. Kenapa ?&lt;br /&gt;Karena mereka bukan dengan sengaja mempertontonkannya.&lt;br /&gt;Tapi ini merupakan tugas kita untuk menjadikan mereka&lt;br /&gt;lebih beradab dalam era globalisasi ini.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RUU APP&lt;/span&gt; ini justru untuk mendefinisikan Pornografi dan Pornoaksi,&lt;br /&gt;karena TIDAK ADA satupun UU yang jelas mendefinisikan pornografi.&lt;br /&gt;RUU APP ini hanya meminta warga negaranya berpakaian secara sopan,&lt;br /&gt;TIDAK untuk memancing birahi lawan jenisnya (baik laki-laki dan perempuan),&lt;br /&gt;TIDAK ada pemaksaan untuk berpakaian model Islami/Arab/Taliban.&lt;br /&gt;RUU APP melindungi kaum perempuan Indonesia dari&lt;br /&gt;pihak-pihak yang justru merendahkan kaum perempuan&lt;br /&gt;dengan dijadikan objek yang laku dijual demi kaum laki-laki hidung belang.&lt;br /&gt;RUU APP melindungi moral anak-anak kita dari bahaya pornografi&lt;br /&gt;demi membangun masa depan bangsa dengan keilmuannya&lt;br /&gt;bukan dengan mempertontonkan tubuhnya atau bahkan melacurkan dirinya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Janganlah kalian EGOIS karena saat ini&lt;br /&gt;kalian dapat menikmati keindahan tubuh perempuan.&lt;br /&gt;Janganlah kalian EGOIS karena saat ini banyak job order&lt;br /&gt;untuk tampil dan terkenal dengan mempertontonkan tubuh kalian.&lt;br /&gt;Janganlah kalian mengeruk profit dari mempertontonkan tubuh perempuan&lt;br /&gt;yang justru menghinakan/merendahkan kaum perempuan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lihatlah masa depan bangsa…&lt;br /&gt;lihatlah masa depan anak-anak bangsa yang masih lucu,&lt;br /&gt;lugu dan mereka sedang giat belajar.&lt;br /&gt;Jangan ganggu dan usik mereka oleh media pornografi.&lt;br /&gt;Jangan hinakan harga diri mereka karena&lt;br /&gt;ibunya/ayahnya mempertontonkan keindahan tubuhnya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;Selamatkan anak-anak kita dari bahaya pornografi !&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-8529816174489933944?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/8529816174489933944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=8529816174489933944' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/8529816174489933944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/8529816174489933944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/10/ruu-app-wajib-didukung.html' title='RUU APP WAJIB DIDUKUNG'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SPwPEqpl7WI/AAAAAAAAADY/Wb5FBkmSb3c/s72-c/antiporno_01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-2065064020787602366</id><published>2008-09-08T07:02:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T07:04:44.924-07:00</updated><title type='text'>Ramadhan Sang Tamu Agung</title><content type='html'>Allah telah memilih bulan Ramadhan bagi ummat Islam&lt;br /&gt;sebagai satu bulan yang penuh berkah dan mulia&lt;br /&gt;(Dr. Yusuf al-Qaradhawi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan seorang tamu bagi seseorang, apalagi tamu yang membawa segala yang diharapkan pastilah orang itu akan merasa riang dan gembira. Kenapa? Setidaknya, sang tamu dapat memenuhi harapan kita sebagai tuan rumah. Bagi orang yang sudah memiliki keluarga dan anak-anak, kehadiran tamu merupakan hal yang sangat menyenangkan, apalagi sang tamu sudah lama dinanti dan diidam-idamkan dalam waktu yang begitu lama. Belum lagi bila sang tamu tergolong the have. Bukan tidak mustahil sang tamu dapat membantu meringankan beban materil tuan rumah. Begitu pula kiranya -hemat penulis-dengan bulan Ramadhan. Bulan yang mulia, penuh berkah, bertabur pahala dan lipatan ganjaran kebaikan merupakan Sang Tamu Agung yang harus kita sambut dengan senang dan gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan adalah tamu yang banyak membawa keberkahan, nikmat, curahan pahala dan berbagai kebaikan. Sangat naïf sekali jika seorang Muslim tidak sadar akan kehadiran Sang Tamu Agung ini. Apalagi kalau sampai lalai dan baru sadar ketika sang tamu sudah akan pergi meninggalkan sang tuan rumah. Bukankah nabi saw. mengatakan bahwa jika seorang tamu datang berkunjung, ia membawa seribu berkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan : Tamu yang penuh berkah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allâh telah mewajibkan ibadah puasa kepada kita pada bulan Ramadhan. Tidak mungkin Allâh mewajibkannya pada bulan tersebut, kecuali mengandung rahasia-rahasia yang luar biasa, hikmah yang tinggi, ada yang sudah kita ketahui dan ada yang belum kita ketahui yang sebagian dari hikmah dan rahasia tersebut telah diketahui oleh para ilmuwan sejalan dengan kemajuan zaman (Dr. Yusuf al-Qaradhawi, 1995: 288).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebagian orang yang merasa berat menjalankan perintah ibadah puasa. Padahal, sesungguhnya, perintah ibadah puasa -yang dari dimensi lahiriah adalah latihan dari menahan diri dari makan, minum dan berhubungan biologis-sama sekali bukanlah sebuah paksaan yang bertujuan untuk menyakiti atau menyengsarakan manusia. Di balik perintah puasa itu justru ada sebuah target, yakni proses penyehatan secara ruhaniah. Dan yang demikian itu sangat penting bagi kelangsungan manusia itu sendiri (Dr. Nurcholish Madjid, 2001: 58).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara hikmah dari perintah menahan lapar, dahaga adalah untuk membersihkan (mensucikan) lambung dan mengolah (melatih) diri (al-nafs). Pembersihan lambung berdasrkan pada sebuah hadîts nabi saw.; Perut yang terlalu penuh dengan makanan adalah sumber penyakit, dan menolak makanan (puasa) adalah awal dari proses pengobatan. Jadi, puasa Ramadhân dapat membersihkan lambung dari sisa-sisa makanan yang dimasukkan ke dalamnya selama setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujjatul Islam, Imam al-Gazhali berkata bahwa sesuatu yang paling berbahaya bagi anak Adam adalah syahwat perut. Karena syawat tersebut Adam dan Hawa' dikeluarkan dari sorga ke dalam alam yang penuh kehinaan dan kefakiran (dunia). Dan ternyata, perut merupakan gudang segala bentuk syahwat dan tempat bersemayamnya penyakit dan keburukan (bencana) (Muhammad 'Athiyah al-Abrasy, 2002: 102-103).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut al-Qaradhawi juga, ternyata jenis penyakit memang banyak datang dari perut manusia yang mereka penuhi dengan berbagai jenis makanan apa saja yang mereka senangi yang tidak pernah mereka beda-bedakan; apakah makanan tersebut baik atau tidak, halal atau haram; Tidak ada satu tempat pun yang dipenuhi oleh anak Adam yang lebih jelek dari perutnya....(HR. Al-Tirmidzi, dihasankan oleh Ibnu Mâjah dan Ibnu Hibban di dalam Shahihnya) [al-Qaradhâwi, Op.Cit., 290].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya Nabi saw. menganjurkan umatnya agar memanage perutnya sedemikian rupa, agar tidak dipenuhi oleh makanan dan minuman saja. Namun, perutnya harus dibagi menjadi tiga segmen; satu bagian untuk makanan, satu bagian untuk minuman dan satu bagian lagi untuk dirinya (bekerja, bernafas, berkativitas dan beribadah kepada Allah Swt.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah majalah menyebutkan bahwa tiga ratus orang telah terhindar dari penyakit diabetes alias kencing manis karena menjalani proses pengobatan dengan berpuasa. Maka, benarlah apa yang telah diproklamirkan oleh Rasulullâh saw. bahwa berpuasa dapat menyehatkan badan (Shumu Tashihhu; Puasalah niscaya kamu akan sehat (HR. al-Thabrani, Sanad para perawinya adalah tsiqat sebagaimana yang disebutkan di dalam kitab "al-Targhib, karya al-Mundzirî)) [al-Qaradhawi, Ibid., 290].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, puasa juga merupakan sarana untuk memperindah dan menghidupkan hati alias qolbu kita. Karena hati, kata Rasulullah laksana tanaman, akan mati jika terlalu banyak disiram air. Maka jangan kalian hilangkan cahaya hati kalian dengan banyak makan, ujar beliau. Makanya, paramedic kontemporer mengobati penyakit lepra dengan menganjurkan berpuasa kepada pasien sebelum proses operasi dilaksanakan. Ternyata puasa itu merupakan olah-raga spiritual (spiritual sport) yang sangat efektif dan mudah untuk dikerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dari segi medis, puasa sendiri mengandung banyak keutamaan-keutamaan (al-Fadha'il) yang Allah berikan dan tawarkan bagi siapa yang ingin meraihnya, diantaranya; Tadarrus al-Qur'an, Shalat Tarawih, Sedekah, I'tikaf dan sebagainya. Dan yang paling menggiurkan bahwa Ramadhan memiliki satu malam yang dirahasiakan oleh Allah kehadirannya, yaitu malam Lailatu-l-Qadr; malam seribu bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah hikmah Allah dalam setiap hitungan waktu memiliki nilai dan keistimewaan tersendiri. Dalam satu hari, ada jam istimewa yang diberikan oleh Allah, yaitu jam seperti tiga malam terakhir bagi siapa yang ingin mengerjakan shalat malam. Dalam satu minggu Allah memberikan satu hari istimewa, yaitu hari Jum'at. Dalam satu tahun Allah memberikan satu bulan istimewa -bagi umat Islam, yaitu bulan Ramadhan. Dan di dalam bulan tersebut Allah merahasiakan satu malam yang disebut dengan Lailatu-l-Qadr. Secara Matematis, seribu bulan diperkirakan sekitar 83 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, bayangkan saudaraku, umur kita saja jarang mencapai angka itu, tapi Allah memberikan nilai pahala sekitar 83 tahun bagi siapa yang menemui atau memperoleh malam yang penuh berkah tersebut. Malam tersebut adalah malam interaksi Allah dengan bumi, turunnya al-Qur'an ke dalam hati nabi-Nya, (QS. 97: 1-5) (Abdur Rahim Thalbah Ahmad: 150).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Allah menganjurkan pada malam tersebut dan waktu-waktu istimewa lainnya, agar kita bersungguh-sungguh dalam mencapainya. Dalam bulan ini juga, segala bentuk kebaikan dilipatgandakan dari tujuh puluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat. Pahala amalan yang sunnah dinilai oleh Allah dengan penilaian ibadah wajib. Allahu Akbar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa dan Takwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target akhir dari ibadah puasa adalah mencapai derajat takwa (QS. 2: 183). Takwa adalah kesejajaran "iman" dan "tali hubungan dengan Allah -dengan kata lain merupakan dimensi vertikal hidup yang benar (Dr. Nurcholish Madjid, Op. Cit., 7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat 183 dari surat al-Baqarah menjelaskan kepada kita bahwa "takwa kepada Allah" merupakan langkah preventive untuk menghadapi segala macam ketimpangan dan ketidakbenaran langkah manusia dalam lingkungan yang kita sendiri adalah bagian dari lingkuangan tersebut. Bertakwallah kamu kepada Allah di mana pun kamu berada, dan ikutilah kejahatan itu dengan kebaikan niscaya akan menghapuskannya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang mulia (HR. Tirmidzi). Hadits tersebut menjelaskan lebih tegas bahwa takwa dan rasa takut kepada Allah merupakan the instrument of self control bagi setiap pribadi Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita menjalankan puasa, di saat berwudhu sebenarnya kita bisa saja korupsi air wudhu; kita telan sedikit ketika kumur-kumur. Rasanya, orang yang berada di samping kita pun tidak akan tahu bahwa kita sedang "korupsi". Tapi kenapa tidak pernah kita lakukan? Karena kita merasa bahwa ada yang mengontrol kita; Allah yang Maha Tahu. Inilah sala satu value dari puasa tadi yang sangat urgen untuk dimiliki dan tidak kita dapatkan di dalam ritual ibadah lainnya. Karena ibadah puasa merupakan ibadah yang bersifat private; yang tidak dapat orang lain mengetahui dan menilainya. Puasa adalah urusan antara Allah dan si pelaku dan Allah sendiri yang bakal menilainya (HR. Ibnu Khuzaimah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh Ramadhan merupakan tamu agung yang datang menemui kita umat Islâm. Tamu yang datang membawa limpahan pahala, penggandaan ganjaran, keutamaan-keutamaan ibadah dan sebagainya. Marilah kita sambut kehadirannya dengan hati yang bersih dan dada yang suci. Mudah-mudahan segala yang dibawanya kepada untuk kita benar-benar milik kita yang berguna dan memang kita butuhkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-2065064020787602366?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/2065064020787602366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=2065064020787602366' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/2065064020787602366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/2065064020787602366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/09/ramadhan-sang-tamu-agung.html' title='Ramadhan Sang Tamu Agung'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-155002878554728295</id><published>2008-06-28T08:22:00.000-07:00</published><updated>2008-06-28T08:23:37.435-07:00</updated><title type='text'>Muslim dan Pluralitas</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Keberagaman adalah sebuah fenomena yang unik di dunia ini, khususnya di negara Indonesia tercinta. Sejak awal pergerakan pra kemerdekaan, berangkat dari keberagaman itu pelajar dan mahasiswa muslim telah merintis dan menelurkan pemikiran-pemikiran yang membuktikan keberagaman atau perbedaan tidaklah menjadi factor yang menentukan untuk tidak bersatu menghadapi belenggu penjajahan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Diawali dengan dicetuskannya sumpah pemuda yang merupakan gerbang awal terbentuknya komitmen persatuan Indonesia yang kokoh dengan semangat nasionalisme yang sangat tinggi, sehingga lahirlah semangat patriotic yang baru di kalangan anak-anak muda untuk merebut kemerdekaan bangsa saat itu,&lt;br /&gt;Pluritas dalam perspektif Islam&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang syumul/universal dan sempurna. Semua lini kehidupan sudah diatur dalam islam. Islam bukanlah agama yang parsial yang hanya mengadopsi sebagian kecil dalam sendi dan aspek kehidupan ini. Dari hal yang kecil sampai hal yang besar (Negara dan pemerintahan) ada diatur dalam islam yaitu dalam kitabullah Al Qur-an nul karim, yang ALLAH turunkan melalui perantara malaikat Jibril kepada rasul sebagai petunjuk bagi manusia (hudallinnas).&lt;br /&gt;Begitu juga ALLAH mengutus Muhammad SAW untuk mengemban dan menyebarkan risalah da’wah ini kepada manusia dengan tujuan agar mereka hanya menyembah dan mentauhidkan ALLAH di dalam kehidupannya. Rasululloh SAW juga diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia dan sebagai rahmat untuk semesta alam (rahmatan lil ‘alamin). Rasululloh bukan diturunkan untuk ummat islam saja dan bukan hanya untuk bangsa Arab saja namun untuk seluruh ummat manusia di belahan bumi mana pun.&lt;br /&gt;Sejak zaman kejayaan islam yaitu pada abad XVII-XX islam telah hidup dalam keberagaman (pluralitas). Islam memandang keberagaman atau perbedaan sebagai sunnatulloh, karena di dalam Al Qur-an ALLAH telah mengatakan “ Wahai manusia, sungguh Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh yang paling mulia di antara kamu di sisi ALLAH ialah orang yang paling bertaqwa. Sungguh ALLAH maha mengetahui, maha teliti.” (QS. Al-Hujurat : 13).&lt;br /&gt;Ayat di atas memberikan kepastian bahwa islam sangat menghormati dan menghargai perbedaan dalam kehidupan ini baik agama, suku, ras, bangsa dan lain sebagainya. Islam menyikapi perbedaan dengan bijak sehingga islam mampu hidup berdampingan dengan damai dalam keberagaman. Ketika tampuk kepemimpinan islam di pimpin oleh Umar bin abdul azis, islam mencapai puncak kejayaamnya. Masa itu ummat islam hidup dalam kemakmuran, berkecukupan, sejahtera dan stabilitas politik yang kondusif. Tidak ada lagi orang yang berhak menerima zakat karena praktis tidak ada lagi yang tidak makan dan miskin. Masa itu juga islam menjadi pilar kekuatan, unsur perekat dan pemimpin di tengah keberagaman yang ada. Islam menguasai 1/3 bumi. Meskipu begitu, masyarakat minoritas turut merasakan kemakmuran dan kesejahteraan hdiup di bawah kepemimpinan islam. Dari fakta sejarah tersebut kita dapat mengambil kesimpulan apabila suatu daerah, wilayah dan negara di pimpin oleh kepemimpinan islam maka bangsa tersebut akan menjadi bangsa yang maju, makmur, adil dan sejahtera, yang mampu mengayomi seluruh masyarakatnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-155002878554728295?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/155002878554728295/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=155002878554728295' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/155002878554728295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/155002878554728295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/06/muslim-dan-pluralitas.html' title='Muslim dan Pluralitas'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-4106697989297303205</id><published>2008-06-01T21:21:00.001-07:00</published><updated>2008-06-01T21:21:58.423-07:00</updated><title type='text'>BANGKITLAH NEGERIKU, HARAPAN ITU MASIH ADA</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="”fullpost”"&gt;Tatap tegaklah masa depan&lt;br /&gt;Tersenyum lagu kehidupan&lt;br /&gt;Dengan  cinta dan  sejuta asa&lt;br /&gt;Bersama membangun Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pegang teguhlah kebenaran&lt;br /&gt;&lt;span style="text-decoration: line-through;"&gt;&lt;/span&gt; Buang jauh nafsu angkara&lt;br /&gt;Berkorban dengan jiwa dan raga&lt;br /&gt;untuk tegaknya keadilan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bangkitlah negeriku&lt;br /&gt;Harapan itu masih ada&lt;br /&gt;Berjuanglah bangsaku&lt;br /&gt;Jalan itu masih terbentang&lt;/p&gt; &lt;p&gt;S’lama matahari bersinar&lt;br /&gt;S’lama kita terus berjuang&lt;br /&gt;S’lama kita satu berpadu&lt;br /&gt;Jayalah negeriku jayalah …&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Munsyid/Nasyid: Shoutul Harokah&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-4106697989297303205?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/4106697989297303205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=4106697989297303205' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4106697989297303205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4106697989297303205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/06/bangkitlah-negeriku-harapan-itu-masih.html' title='BANGKITLAH NEGERIKU, HARAPAN ITU MASIH ADA'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-2567099182251434978</id><published>2008-06-01T20:59:00.000-07:00</published><updated>2008-06-01T21:09:11.980-07:00</updated><title type='text'>Sang Murabbi  (KH Rahmat Abdullah)</title><content type='html'>wahai Syeikh NIATMU akan KAMMI teruskan&lt;br /&gt;wahai Syeikh SEMANGATMU akan menancap selalu didalam hati KAMMI&lt;br /&gt;wahai Syeikh LANGKAHMU akan KAMMI sambung&lt;br /&gt;wahai Syeikh dan pengorbannmu akan membakar semangat kami untuk MENJEMPUT SYAHID&lt;br /&gt;walau Harta, Jiwa dan raga ini sebagai penggantinya&lt;br /&gt;KAMMI tahu jual beli yang indah dengan Rabb lebih menyenangkan dan mengenyangkan bagi ruh-ruh yang rindu akan sambutan Bidadari yang Bermata Jeli&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-2567099182251434978?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/2567099182251434978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=2567099182251434978' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/2567099182251434978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/2567099182251434978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/06/sang-murabbi-kh-rahmat-abdullah.html' title='Sang Murabbi  (KH Rahmat Abdullah)'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-4580818565803815212</id><published>2008-06-01T11:02:00.001-07:00</published><updated>2008-06-01T11:03:07.521-07:00</updated><title type='text'>Episode Luar Biasa</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Suatu hari di masjidil Haram seorang guru tengah menyampaikan ilmu kepada murid-muridnya, dengan lugas jelas dan komunikatif, guru tersebut mengajarkan materi fiqh, muamalah, jinayah, dan hukum-hukum kriminal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Namun ada yang ganjil dalam majelis itu, ternyata Pak Guru jauh lebih muda dari pada murid-muridnya, bahkan di tengah profesi belajar mengajar, ia sempat minta izin untuk minum, padahal siang itu adalah bulan Ramadhan. Kontan saja ulah pak guru menuai protes. “kenapa anda minum, padahal ini kan bulan Ramadhan?”, tanya para murid. Ia menjawab, “Aku belum wajib berpuasa.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Siapakah guru yang terlihat nyeleneh itu? Ia adalah muhammad Idris Asy Syafi’i, yang lebih kita kenal dengan Imam Syafi’i.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kita tidak usah heran dengan Fregmen ini, karena pada usia belum baligh Imam Syafi’i sudah menjadi ulama yang disegani&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Siapakah guru yang terlihat nyeleneh itu? Ia adalah muhammad Idris Asy Syafi’i, yang lebih kita kenal dengan Imam Syafi’i.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kita tidak usah heran dengan Fregmen ini, karena pada usia belum baligh Imam Syafi’i sudah menjadi ulama yang disegani. Usia sembilan tahun sudah hafal Al Qur’an. Usia sepuluh tahun isi kitab Al Muwatha’ karya Imam Malik yang berisi 1.720 hadist pilihan juga mampu dihafalnya dengan sempurna. Pada usia 15 tahun telah menduduki jabatan Mufti (semacam hakim agung) kota makkah, sebuah jabatan prestisius pada masa itu. Bahkan dibawah usia 15 tahun, Imam Syafi’i sudah dikenal dalam bidang bahasa dan sasta arab, hebat dalam membuat syair, jago qiroat, serta diakui memiliki pengetahuan yang luas tentang adat istiadat arab asli. SUBHANALLAH&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebuah kenyataan yang membuat hati kita tersentak, akankah kita bisa menyamai sebuah perstasi yang memorehkan sejarah bagi peradapan manusia ????&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-4580818565803815212?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/4580818565803815212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=4580818565803815212' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4580818565803815212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4580818565803815212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/06/episode-luar-biasa.html' title='Episode Luar Biasa'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-282592267573905412</id><published>2008-06-01T10:30:00.000-07:00</published><updated>2008-06-01T10:31:51.980-07:00</updated><title type='text'>Para Peminang Bidadari</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;ABU ABDULLAH AS SYARQY&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; ( MUSY’IL AL QOHTHONY )&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Beliau seorang yang hafal Al Qur’an Al Karim, dan beliau adalah salah satu mahasiswa di Kuliyah Sar’iyyah di Ahsa’ dan termasuk orang yang mempunyai ilmu syar’ie.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Akhlaqnya yang mulia sungguh menakjubkan, sifatnya mulia, ketenangan jiwanya yang mengherankan, dan kewibawaan yang Allah berikan kepadanya. Jikalau engkau melihatnya maka engkau akan melihat pancaran cahaya ketaatan keluar dari wajahnya. Beliau termasuk orang yang ikut serta teman-temannya berjihad di Afgahanistan memerangi Rusia dan Komunis. Beliau berjihad bersama kakaknya, dan kakaknya telah terbunuh disana sebagai syuhada’.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Setelah terbunuhnya sang kakak, beliau pulang kembali ke orang tuanya di kota Al Jabil di daerah timur dan beliau melanjutkan kuliah di Universitasnya sampai ibunya wafat – semoga Allah merahmatinya -.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Dahulu beliau sering merayu ibunya untuk diijinkan berangkat ke Bosnia, akan tetapi ibunya tidak mengijinkannya. Kemudian beliau meminang seorang perempuan dari keluarga baik-baik, beliau memberikan tenggang waktu untuk melaksanakan akan nikah, akan tetapi Allah menolak rencana itu dan menikahkan beliau dengan Hurun ‘Iin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Ketika beliau berada pada semester akhir di Universitasnya, beliau sudah tidak sabar lagi ketinggalan jihad dan beliau mengikuti berita-berita para mujahidin disana. Lalu beliau mengemasi kopernya bertepatan masuknya bulan Romadhon yang mubarok pada tahun 1415 H. dan beliau ingin menghabiskan bulan yang mulia ini di sana – Bosnia -. Kemudian beliau bertemu dengan salah seorang teman yang menemani beliau ke Ibu Kota Kroasia yaitu Kota Zaghrob. Ketika beliau menginap di sebuah Hotel selama tiga hari, selama menginap disana ada kejadian yang luar biasa yang beliau alami, yaitu bertemu perempuan yang cantik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Akhirnya beliau memutuskan tinggal di Hotel selama tiga hari bersama temannya. Ternyata disana ada seorang perempuan yang bekerja di Hotel itu. Perempuan tersebut mengagumi kepribadiannya, yaitu ketika ia melihat jenggot beliau yang lebat dan parasnya yang tampan, maka perempuan itu mulai merayu dan menggodanya. Akan tetapi Allah menjaganya dari perbuatan keji perempuan tersebut hingga berlalu selama tiga hari. Kemudian perempuan tersebut datang untuk memamerkan dirinya di ruang tunggu. Perempuan itu berkata kepada lelaki – saudara - tersebut : &lt;em&gt;” Jikalau aku menginginkanmu sungguh aku akan menggodamu seperti aku telah menggoda sepuluh lelaki lain sepertimu “.&lt;/em&gt; Akan tetapi lelaki tersebut pergi dan berlalu begitu saja meninggalkan perempuan itu. Dan melajulah ia dengan mengendarai pesawat terbang menuju Bandara Seblit. Sesampainya di Bandara beliau menyewa Bus untuk masuk ke Bosnia, maka Allah pun memudahkan jalan masuk baginya sampai bumi yang diidam-idamkannya selama ini untuk dimasuki, dan itu bertepatan dengan ketentuan yang Allah tetapkan pada ajalnya pula ( ” &lt;em&gt;Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati &lt;/em&gt;“. QS. Luqman : 34). Merupakan kebahagiaan tersendiri bagi beliau ketika masuk ke Bosnia, hampir-hampir beliau tidak dapat menceritakannya – karena sangat gembira –, apakah benar beliau telah masuk bumi jihad ? apakah benar bahwa beliau akan memerangi musuh-musuh Allah Serbia ? apakah benar beliau akan dapat ribath ? dan …. Dan ….., ya ! semua itu benar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Beliau pergi ke daerah Turofnik dan bergabung dengan para mujahidin di sana. Tempat mujahidin berada di dalam sebuah rumah yang sederhana yang terletak di sebuah desa kecil, di desa itu terdapat beberapa Masjid dan desa tersebut berdekatan dengan Serbia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Beliau memulai kegiatannya seperti halnya hujan, yaitu beliau mengajar anak-anak surat Al Fatihah dan sholat. Beliau juga mengajar yang dewasa. Demikianlah kegiatan beliau jika sedang berada di desa, hingga penduduk desa mencintai beliau. Bahasa tidak menghalangi beliau – untuk berdakwah – cukup dengan niat yang jujur mengajar mereka dengan bahasa isyarat. Dan jika beliau berada di Front maka beliau banyak bergaul dengan orang-orang Bosnia untuk berdakwah kepada Allah dan menyampaikan risalah-Nya kepada mereka sesuai kemampuan yang beliau miliki.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Beliau melakukan kegiatan seperti itu terus-menerus sampai akhir bulan Romadhon yang mubarok, hingga datanglah orang yang memanggil &lt;strong&gt;” Wahai pasukan Allah majulah “.&lt;/strong&gt; Hingga datang amaliah di Gunung Falasyij As Syahiroh, yaitu di puncak Gunung yang amat tinggi dan strategis yang dikuasai oleh Serbia. Dan berkali-kali mereka menyerang kaum muslimin dengan menggunakan Mortar dari atas puncak Gunung. Maka para mujahidin pun mengadakan persiapan untuk menghadapi peperangan yang sangat menentukan itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Para mujahidin menggunakan strategi memasuki daerah Serbia dengan mengambil jarak tiga kilo meter sebagaimana yang diceritakan oleh orang yang mengikuti peperangan pada saat itu. Dari sana mujahidin dapat memutuskan bantuan untuk tentara Serbia dan mujahidin dapat menyerbu pasukan gunung dengan keseluruhan..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Dua hari sebelum amaliah, Abu Abdullah bercerita pada salah seorang teman. Beliau berkata kepada temannya : &lt;em&gt;” Aku bermimpi bahwa aku dapat membunuh dua orang Serbia lalu meluncurlah dua peluru kepadaku di sini hingga aku terbunuh “.&lt;/em&gt; Maka temanya tersebut memberi kabar gembira kepadanya bahwa dia akan mendapatkan syahadah secara nyata. Dia mengucapkan Allahul Musta’an kami bukan orang yang layak mendapatkan syahadah. Dan dia menyuruhnya untuk merahasiakan mimpinya itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Singa-singa Allah bergerak menuju medan tempur dan merayap hingga tiba waktu fajar. Mereka mendaki Gunung hingga mendekati terbitnya fajar. Dan para mujahidin sama merasakan keletihan berjalan dan tidak dapat memulai perang. Maka komandan memerintahkan kepada semua mujahidin berbuka puasa, maka berbukalah para mujahidin karena takut atas musuh mereka jika mereka tidak berbuka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Mulailah peperangan yang dahsyat dan hebat itu bersamaan terbitnya fajar, dan saudara kita ini pun bertekad bertempur untuk membunuh musuh di medan perang. Majulah ia bersama dua mujahidin, lalu keluarlah sekelompok tentara Serbia yang ketakutan dan mereka saling berhadap-hadapan. Maka Abu Abdullah menghadapkan senapan mesinnya – LMG – kepada mereka hingga beliau dapat membunuh dua orang dari mereka, dan meluncurlah dua serangan tepat di leher beliau dan terbuktilah mimpi beliau. Dan berjatuhanlah dua temannya yang terluka oleh serangan Serbia, dan para mujahidin lainnya berada di belakang mereka pada jarak beberapa meter saja, akan tetapi mereka tidak dapat menyelamatkan orang-orang yang terluka karena tempat mereka dekat dengan Serbia, maka Serbia pun hendak mengambil mereka untuk dijadikan tawanan, lalu salah seorang teman yang terluka berdo’a kepada Allah ” Ya Allah ….. Ya Allah ….. Ya Allah ….. beberapa detik kemudian turunlah kabut yang sangat tebal hingga para mujahidin bisa mendekat kepada teman-teman tersebut dan menyelamatkan mereka. Dan Serbia pun kabur lari terbirit-birit ketakutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Para mujahidin mendapatkan saudara kita Abu Abdullah As Syarqi telah meninggal dalam keadaan shoum tidak berbuka, dan tampaklah di wajahnya senyumnya yang menakjubkan, sungguh ini adalah tanda-tanda – kesyahidannya -. Kemudian ketika teman-temannya membawa turun jasad beliau ke Desa dan mereka menggalikan lubang kuburnya, maka keluarlah dari tubuhnya aroma wangi Misk yang disaksikan semua orang yang menghadiri pemakamannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Sungguh ! Allah telah mengsihi Abu Abdullah As Syarqi, seorang hafidz (hafal) Al Qur’an, orang yang bertaqwa, waro’ dan tawadhu’. Semoga Allah memperbanyak jumlah contoh dari para mujahidin yang sholih pada ummat Islam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; ABDUL HADI AT-TUNISY&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Beliau termasuk dari para lelaki yang taat… beliau adalah Abdul Hadi At Tunisy. Allah memberikan kekuatan badan kepadanya, akal yang cerdas, hati yang bersih. Selalu menampakkan senyum sepanjang hidupnya, dan beliau seorang pemberani yang tidak dapat digambarkan keberaniannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Beliau termasuk orang yang pertama-tama datang ke Afghanistan bersama teman-teman arab lainnya. Pada saat itu orang-orang arab sedang membuka leber-lebar bantuannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Beliau adalah seorang bisnismen dan saudagar di Tunis dan Eropa. Dan beliau lihai dalam hal ulah-kanuragan (beladiri). Beliau menguasai karate dan telah menyandang sabuk hitam yang menunjukkan kekekaran tubuh beliau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Allah memuliakan beliau dengan masuk ke bumi jihad dan berserikat dengan para ikhwah mujahidin Afghan di dalam jihad. Dan Allah memuliakan beliau dengan mengikuti banyak amaliyat, hingga Allah berkehendak kepadanya menjadikan beliau tawanan perang – musuh -.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Orang-orang Rusia menangkap beliau dan menjebloskannya ke dalam Penjara pusat di Kabul. Penjara inilah yang menampung tawanan mujahidin arab ketika terjadi aliansi utara. Semoga Allah membebaskan mereka. Amien ….. amien …..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Sebenarnya beliau adalah orang arab yang tertawan paling dulu di Afghanistan. Beliau selalu di pukuli dan disiksa dengan siksaan yang berat hingga mereka lelah di dalam menyiksa. Hingga pada akhirnya mereka memaksa beliau ditayangkan di siaran Televisi Afghan dan – beliau dipaksa – berbicara di depan manusia bahwasanya beliau datang ke Afghanistan dalam rangka membantu Amerika untuk menguasai Afghanistan… dan … dan … dan … - dipaksa untuk – berbicara yang dapat menyakiti pendengaran mujahidin. Maka beliaupun menolak paksaan itu hingga beliau disiksa, bahkan mereka mengkoyak-koyak tubuh beliau. Akan tetapi beliau – tetap tegar - bagaikan Gunung yang kokoh, seperti kokohnya Gunung Torabora yang diguncang dengan Bom tapi ia tetap kokoh tidak terkoyak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Disana ada seorang ikhwah arab yang ditawan, lalu mereka mengeluarkannya setelah dipaksa untuk tampil di tayangan Televisi untuk mengucapkan apa yang mereka kehendaki.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Kabar – tentang kekokohan Abdul Hadi – sampai ke telinga pegawai penjara hingga menjadi berita utama di penjara. Datanglah salah satu perwira Rusia yang disebut-sebut sebagai pembesar dan orang yang mulia dan ia berhenti di depan sel teman kita ini – Abdul Hadi -.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Perwira itu berkata: &lt;em&gt;“Keluarkan orang arab ini kepadaku agar ia mendapat pelajaran yang tidak dapat ia lupakan, dan akan aku didik – siksa – dia”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Benar … mereka mengeluarkan singa Abdul Hadi dan berhenti tepat di depan perwira itu. Perwira itu melihatnya dengan pandangan mengejek lalu memukulnya dengan pukulan yang kuat. Dia berkata: &lt;em&gt;“Dimana Robmu yang engkau sembah? Suruh dia turun menolongmu!&lt;/em&gt;” Mendengar ejekan itu berkobarlah amarah singa Abdul Hadi, beliau marah karana Allah ‘Azza wa Jalla, lalu beliau mengumpulkan sisa-sisa kekuatannya yang telah pudar dan beliau bergerak dengan gesit mengarah perwira itu dan langsung memukulnya. Hingga beliau dan perwira itu sama-sama jatuh pinsan. Begitulah beliau dalam kondisi lapang dan sempit. Beliau marah karena Allah dan menolong Dien-Nya. Sampai Allah memudahkan urusannya dan mengeluarkan beliau dari tahanan setelah berlalu lima tahun ia jalani di dalam penjara Rusia komunis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Ketika engkau saksikan tubuhnya maka perasaan ini akan menjadi semangat….. engkau saksikan tulang iga dadanya semuanya remuk bekas pukulan, kedua tangan dan kakinya patah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Sungguh siksaan macam apakah yang telah beliau alami !!! dan derita apakah yang beliau rasakan !!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Syekh Syyaf membawa beliau ke negeri eropa untuk berobat, hingga Allah memberikan kesembuhan beliau setelah berobat selama satu tahun penuh. Kemudian beliau kembali lagi ke Afghanistan, dan beliau mendengar ada amaliyat besar-besaran di Jalalabad. Lalu beliau menyiapkan diri dan masuk bersama mujahidin ke medan perang dan terbuktilah kepahlawanan dan pengorbanan beliau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Beliau masuk ke dalam bersama dengan salah seorang ikhwah dari Saudi – saya lupa kunyahnya -, dan beliau menjadi fotografer majalah Bunyanul Marshus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Orang-orang Afghan melakukan Wideroll – mundur -….. dan orang-orang Komunis dapat menduduki daerah tersebut dan mengepung kedua ikhwan kita ini, lalu keduanya dibunuh oleh orang komunis sebagai pahlawan. Hingga keduanya terbunuh – semoga Allah merahmati keduanya – dan diterima-Nya masuk ke dalam Jannah-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Allah telah mmberikan rahmatnya kepada Abdul Hadi At Tunisi dan menerima amalnya selama lima tahun mendekam di dalam penjara Rusia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Allah telah melimpahkan rahmatnya kepada seorang arab yang paling dahulu di penjara di Afghanistan…..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Allah telah melimpahkan rahmatnya kepada semua syuhada’ dan menerima semua amalan mereka yang telah lalu …..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;ABU BAKAR AT TURKI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Kami ingin meceritakan kisah beliau disini itu setelah kamu mendengar kabar terbunuhnya beliau –semoga Allah merahmatinya – bersama Abu Ja’far Al Yamani – semoga Allah menerima keduanya -. Dan bumi pertama yang mereka berjihad adalah bumi Bosnia…..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Ketika engkau layangkan pandanganmu kepada sosok lelaki ini maka engkau akan merasa senang dan simpati kepadanya. Jiwanya adalah jiwa tentara. Aku melihat lelaki ini pertama kalinya pada awal tahun 1414 H. di garis belakang sedang berkumpul bersama mujahidin di front Syarisya. Di front itulah terbunuh seorang singa Allah Abu Tsabit Al Mishri – bukan Abu Tsabit Al Muhajir Al Mishri -. Ketika itu aku berjumpa beliau dan beliau tidak bisa berbahasa arab sedikitpun ?? akan tetapi aku melihat di wajahnya pancaran semangat untuk menolong saudara-saudaranya Bosnia. Beliau berada di front itu atas kepemimpinan Al Gonaim. Beliau belajar disana, tadrib disana dan makan disana. Beliau mengirimkan makanan ke garis depan kepada mujahidin. Melihat beliau ketika berada di front itu menimbulkan kesenangan dua hal. Yang pertama bahwa makanan telah beliau sajikan dan yang kedua dapat melihat wajah beliau yang memancarkan ketaatan – dan kita tidak mensucikan seseorang atas Allah -.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Berlalulah hari-hari dan mulailah peperangan-peperangan di tahun 1415 H. beliau menyergap dan berkeliling di depan musuh-musuh Allah Serbia dengan menampakkan sikap kasar dan pembunuh. Sampai datanglah hari yang menyedihkan yang menyebarkan kabar tentang pemberhentian peperangan di Bosnia, dan telah terjadi rundingan sepakat antara pentolan Serbia, Kroasia dan orang Islam untuk menghentikan perang karena ketetapan DAITON !!!!!?????.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Aku melihat roman mukanya begitu sedih, dan pertanyaan melintas berkali-kali difikirannya apakah yang ia dengar ini benar ? ya … ya …. Apakah jihad telah selesai ……………..? Demi Allah sungguh seluruh yang dia miliki telah sirna, bahkan harta dan keluarganya telah hilang. Maka akupun memberikan hadiah untuk menghibur beliau dan aku beri kabar gembira kepada beliau bahwa disana masih ada front peperangan, yaitu front peperangan yang ada di Chechnya. Maka meledaklah kegembiraannya dan kembalilah beliau bisa tersenyum. Wajahnya tampak cerah lagi tampan….. Allahu Akbar ….. Allahu Akbar ….. – kata beliau - aku akan pergi ke sana dan bergabung dengan teman-temanku orang-orang Chechnya dalam berjihad. Dan aku cari karomah Allah dengan mendapat syahadah di jalan-Nya. Akan tetapi beliau terikat dengan sebagian urusan di Bosnia. Lalu beliau mendahulukan pergi ke Chechnya. Maka beliau keluar lagi dari Chechnya dan masuk ke Bosnia kedua kalinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;– Kata beliau – aku tak bisa pulang ke Qitr, dan itu karena kecintan beliau yang mendalam kepada teman-teman mujahidin. Beliau begitu terkesan dengan mereka dan senang melihat wajah-wajah mereka dan beliau menceritakan kepada mereka tentang saudara-saudara mereka di Chechnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Ketika beliau melihat aku maka beliaupun gembira lalu memeluk aku dengan pelukan hangat dan air matanya bercucuran dan beliau berkata kepadaku : &lt;em&gt;” Aku bertanya kepadamu demi Allah apakah masih ada jalan untuk masuk ke Chechnya ? “. &lt;/em&gt;Aku katakan kepadanya : &lt;em&gt;” Ya. Masih ada jalan “.&lt;/em&gt; Beliau berkata : &lt;em&gt;” Utuslah aku “.&lt;/em&gt; Akupun memeluk beliau dengan pelukan hangat, pelukan perpisahan yang terakhir kalinya. Akupun pulang ke Qitr dan beliau melanjutkan pergi ke Chechnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Beliau dapat masuk ke Chechnya, akan tetapi ??? perang telah usai!!! Beliau tinggal disana setelah perang selesai. Beliau mengajar dan membantu saudara-saudaranya Bosnia. Dan sungguh beliau sangat merindukan untuk bertemu dengan Hurun ‘Ien – bidadari – dan beliau selalu mengatakan &lt;em&gt;” Ya andaikan ……. Andaikan …….. Allahu Akbar ….. bagaimana rasanya bertemu dengan Hurun ‘Ien ….. bagaimana rasanya masuk Jannah …..&lt;/em&gt; “.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Setelah berlalu satu tahun beliau keluar menuju negerinya Turki, maka beliau menghubungi salah satu teman mujahidin dan mengatakan sambil menangis : &lt;em&gt;” Apa yang menjadikanku keluar dari Chechnya ? Demi Allah ! Sesungguhnya hidup ini tidak berarti setelah usainya jihad dan ribat dan….. dan ….. dan … dan ….. “.&lt;/em&gt; Maka beliau kembali lagi kedua kalinya ke Checnya dan tinggal disana hingga datanglah perang yang kedua.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Pada akhir hari-harinya beliau selalu bersama komandan yang mulia yaitu Abu Ja’far Al Yamani – semoga Allah merahmatinya dan menerima amalnya -.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Ketika keduanya sedang merancang untuk memasang ranjau maka pada saat itu juga meledaklah ranjau itu, maka kedua singa itu pun menemui syahadahnya. Semoga Allah menerima keduanya di dalam bilangan para syuhada dan menampatkan mereka di Jannah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Semoga Allah merahmati perjalanan yang mulia itu dan merahmati wajah yang bercahaya itu ………..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;ABU DUJANAH AS SYARQI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;( FAHD AL QOHTONY )&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Dalam memulai pembicaraan kisah seorang mujahid yang telah syahid insya Allah, terlebih dahulu kami sampaikan hadits Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتىَّ لاَيَبْقَى بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّهِ فَيَسْبِقَ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَمُوتُ ثُمَّ يَدْخُلُ الْجَنَّهَ&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;“Sesungguhnya salah seorang diantara kalian ada yang beramal dengan amalan penghuni neraka hingga jarak antara dirinya dan neraka itu tinggal satu hasta, kemudian ia beramal dengan amalan penghuni Jannah, lalu Al Kitab (catatan taqdir ) telah menetapkannya, kemudian ia mati lalu ia masuk ke dalam Jannah “.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Ikhwan kita Abu Dujanah adalah seorang sopir Truk di daerah timur, sementara di daerah timur inilah kejahiliyahannya begitu besar.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Suatu hari ketika ia sedang pergi ke Bahroin untuk mengantar paket, dia seperti orang gila – sedang mabuk -, hingga akhirnya Truk yang dikendarainya oleng dan terplanting di atas jembatan Bahroin. Akan tetapi Allah menyelamatkan dia dengan mobilnya yang tersangkut di jembatan hingga ia tidak terjatuh ke laut, dan ketika itu dia pingsan atas taqdir Allah.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Pada tahun 1413 H. atau pada awal tahun 1414 H. ada dua orang yang hendak pergi ke Bosnia melalui jalan Bahroin. Ketika keduanya sedang melalui Jembatan keduanya melihat Truk yang bagi mereka sudah tidak asing lagi, lalu mereka berhenti dan turun menuju Truk tersebut, keduanya mendapatkan seorang di dalam Truk tersebut yang ternyata ia adalah tetangga salah satu dari dua orang tersebut yaitu Abu Dujanah-, kemudian orang tersebut dikeluarkan dari dalam Truk, kemudian keduanya melanjutkan perjalanannya menuju timur.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Ketika keduanya selesai mandi dan wudhu maka keduanya sholat. Kemudian keduanya memberi nasehat kepada seorang – yang diselamatkan dari dalam Truk tersebut -. Kedua saudara itu berkata kepada orang tersebut : &lt;em&gt;” Jikalau engkau mati pada saat kecelakaan itu sungguh kamu mati dalam ma’siyat bahkan lebih besar lagi, oleh karena itu pujilah Allah yang telah menyelamatkan kamu dari kematian itu, karena Allah tidak mengakhiri hidupmu dalam kemaksiyatan “.&lt;/em&gt; Nasehat kedua saudara ini masuk ke dalam hati lelaki tersebut. Kemudian kedua saudara ini melanjutkan perjalanannya. Lalu lelaki itu – Abu Dujanah – menginstropeksi diri dan meninggalkan teman-temannya yang rusak.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Ketika ada teman yang melihatnya di sebuh terminal Truk, mereka pergi menemuinya dan didapati dia sedang sendirian dengan memegang Mushaf dan sedang membacanya. Teman-temannya tidak percaya melihat pemandangan tersebut dan mereka mengira bahwa dia hanya pura-pura karena takut dari – incaran – pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Setelah berlalu beberapa bulan, pulanglah kedua shahabatnya yang habis pergi dari daerah timur. Kamudian ia pergi ke rumah salah satu dari keduanya, lalu ia ketuk pintunya dan mengucapkan salam dengan suara keras.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Saudara yang di dalam rumah tidak mengenalinya. – karena – jenggotnya telah tumbuh lebat, pakaiannya diatas mata kaki dan terpancarlah cahaya dari mukanya, kemudian ia mengenalkan dirinya – bahwa dia adalah Abu Dujanah -. Bergembiralah hati saudara ini, tidak ada kebahagiaan selain pemandangan yang bagus ini, kemudian ia dipersilahkan masuk. Dia bertanya tentang persoalan jihad dan kondisi Bosnia dan keutamaan Syuhada dan para mujahidin dan ribath dan ….. dan….. dan …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Setelah mendengar jawaban yang ditanyakan lalu ia berkata &lt;em&gt;: ” Kalau begitu jalan yang paling dekat menuju Jannah adalah Jihad fie sabilillah. Sekarang umurku sudah 36 tahun dan dipenuhi dosa dan ma’siyat. Aku meminta kepadamu demi Allah akan menemanimu berjihad !&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Saudara tersebut berkata kepadanya : &lt;em&gt;” Sekarang Bosnia sedang dikepung dari segala penjuru dan tidak mudah untuk masuk kesana, padahal saudara-saudara kita disana sedang menanti ada orang yang bisa membuka jalan masuk.&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;em&gt;Adapun kalau ditempuh dari Kroasia dan Slevonia kedua negara ini penuh kema’siyatan, khomer, wanita jalang, dan penuh fitnah yang seseorang tidak mampu menahannya “.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Abu Dujanah berkata : &lt;em&gt;” Aku akan pergi walaupun aku harus menunggu selama satu tahun “.&lt;/em&gt; Dan dia berusaha memuaskan saudaranya itu.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Dan betul ternyata Abu Dujanah pergi ke Kroasia dan tinggal di sebuah kota dekat pantai di Eropa yang penuh dengan fitnah dan gemerlapnya dunia, sementara Abu Dujanah adalah seorang yang baru saja sadar dari kema’siyatan. Ia telah sampai di kota itu yang merupakan perbatasan dengan Bosnia Herzegovina. Ia tinggal di sebuah rumah yang kecil bersama seorang teman yang datang dari Turki sekitar enam bulan lamanya demi mencari jalan masuk ke Bosnia. Seluruh waktunya ia pergunakan sholat dan ibadah dan mempelajari urusan-urusan Dien kepada seorang teman Da’I disana, hingga pada akhirnya ia mendapatkan kabar gembira dibukanya jalan menuju Bosnia. Lalu pergilah ia ke Bosnia dan masuk ke sana yang selama ini ia impikan dan nantikan untuk bisa masuk bergabung dengan para mujahidin. Lalu bergabunglah ia dengan sebuah pasukan mujahidin di daerah Zintisia dan ia tadrib (diklat) disana dan menyusun kekuatan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Disana ada ma’rokah (medan perang) yang dekat dengan daerah Syirisya, lalu beliau masuk ke daerah itu dan daerah itu adalah petama kalinya ma’rokah (medan peperangan) yang ia ikuti dalam perjalanan jihadnya, dan Allah memenangkan mujahidin dalam amaliah – oprasi - tersebut. Dan para mujahidin membuat khondaq (parit) di front tersebut dan mendapatkan kemulian ribat (berjaga) fie sabilillah.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Setelah berlalu dua bulan dari amaliah tersebut terjadilah amaliah yang lebih kuat dan besar dari sebelumnya, yaitu amaliah Visico Qolava yang masih di satu kawasan tersebut. Beliau ikut serta dalam amaliah tersebut dan amaliah tersebut merupakan kebahagiaan tersendiri bagi beliau yang tidak dapat beliau gambarkan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Beliau adalah seorang pemberani yang tidak mengenal rasa takut, ia selalu berbuat itsar (mementingkan keperluan orang lain) dan mengasihinya, dan orang sama heran bila berteman dengan beliau.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Setelah amaliah tersebut tepatnya pada tahun 1414 H. beliau pergi bergabung dengan Jam’iyah Ihya’ut Turots Al Islami Al Kuwaity dan bekerja bersama mereka di kota Turovinik dan tinggal disana selama beberapa saat, dan belaiu pun menikah di Bosnia dengan orang asli Dagestan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Beliau sangat keras dalam menindak kemungkaran di kota tersebut hingga beliau ditakuti oleh orang-orang fasiq di daerah itu. Bahkan sampai ke kawasan Karwat di daerah Fitiza. Dan tidak ada seorangpun dari orang-orang fasiq yang berani melewati daerah yang ditempati Abu Dujanah.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Sepanjang malam dan siang ia gunakan untuk berkhidmat kepada masyarakat Bosnia, khususnya menangani orang dewasa dan anak-anak hingga orang-orang yang berada di kota tersebut sangat cinta kepada ketawadhuan beliau dan ruhiyah beliau yang mulia. Beliau mampu menguasai bahasa Bosnia dengan sangat baik, oleh karena itu beliau dapat bergabung dan pergi bersama mujahidin di Turovinika dan beliau habiskan urusannya disana dan beribath bersama mereka.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Teman-temannya menyampaikan habar kepadanya bahwa dalam waktu dekat ini mau ada amaliah, maka beliau pun bersiap-siap.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Disetiap amaliah (medan perang) beliau selalu kembali pada pertengahan jalan karena tidak dapat melanjutkan perjalanan karena beliau mengalami sakit hinga pada akhir amaliah selesai. Sehingga pada saat terjadi amaliah Falasyij yang kedua di waktu malam Arofah pada tahun 1415 H. beliau berangkat besama seoarang teman dengan berjalan kaki menuju musuh dan pada saat ini beliau tidak seperti biasanya ! beliau kelihatan tenang dan banyak menoleh kesana-kesini seakan-akan beliau melihat sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Waktu amaliah dilakukan pada pukul 12.00 malam dan dimulailah pertempuran. beliau maju dengan membawa senjata RPG dan menghadang pasukan Serbia. Beliau bersama seorang teman yang bernama Musthofa Al Busnawy (orang Bosnia) hingga mendekat ke parit &lt;u&gt;+ &lt;/u&gt;sejarak 10 meter, dan beliau bersiap-siap menyerang Serbia, akan tetapi timah panas telah menembus leher beliau terlebih dahulu hingga beliau jatuh sebagai syuhada. Dan keluarlah dari mulut beliau seperti cahaya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Akh Musthofa memeriksa tempat terbunuhnya beliau – untuk melrtakkan jasad beliau – lalu ia pergi dan meninggalkan beliau dikarenakan dahsyatnya serangan musuh, dan para mujahidin pun widerawl (mundur). Dan akh Mustofa hampir-hampir tak mampu berjalan karena menangisi saudaranya &lt;strong&gt;” Abu Dujanah “&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Ketika para mujahidin lainnya mendengar kejadian tersebut, maka komandan pasukan memerintahkan untuk meyakinkan keberadaan tempat terbunuhnya Abu Dujanah. Lalu komandan mengutus dua orang singa Allah untuk mengambil mayat Abu Dujanah. Ternyata benar Abu Dujanah telah terbunuh, akan tetapi mayat tersebut telah diserang oleh pasukan Serbia dan mayat tersebut disimpan oleh pasukan Serbia selama lebih dari dua bulan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Kemudian Palang Merah menghubungi tentara Bosnia yang menghabarkan akan permintaan Serbia untuk menukar mayat. Dan ternyata diantara mayat-mayat itu ada mayat seorang arab. Lalu tentara Bosnia menghabarkan kepada mujahidin – bahwa diantara mayat tersebut adalah seorang arab -, lalu pergilah komandan dan diikuti oleh beberapa mujahidin.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Komandan tersebut berkata : “&lt;em&gt; Kami pergi ke tampat penyimpanan mayat dan kami dapatkan mayat-mayat yang baru saja terbunuh kurang lebih baru satu hari. Bau mayat-mayat tersebut sangat busuk. Lalu aku masuk dan berjalan diantara mayat-mayat hingga aku dapatkan peti mayat yang tertutup. Lalu peti itu aku angkat dengan seorang teman dan kami keluarkan mayat tersebut. Ternyata mayat tersebut dibungkus dengan jaitan nilon. Tentara memberi tahu kami bahwasanya mayat-mayat ini diantaranya ada mayat seorang arab yang tidak disimpan di dalam Almari Es untuk mayat, akan tetapi dicampakkan di tanah lapang. Lalu kami dekati saudara kami itu – mayat Abu Dujanah -. Lalu aku buka sendiri penutup itu dari arah kepala. Perasaan khawatir menggelayut di kepalaku dan kepala temanku, bagaimana keadaan mayat tersebut setelah dua bulan lebih ?, apakah telah dimakan ulat ? atau telah berubah kondisinya ? atau …… atau ….. atau ….. ? lalu aku mulai membuka tutup itu, tangan dan tubuhku tiba-tiba gemetar, karena ternyata wajahnya seperti bulan dan jenggotnya berwibawa yang memancarkan cahaya putih dan tubuhnya ….ternyata dia ….. dia…. Dan tidak ada perubahan sama sekali. Aromanya seperti aroma pohon Inai. Allah menyaksikan kejadian tersebut kemudian para ikhwah dan semua yang hadir pun menyaksikan hal tersebut.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Mayatnya telah berlalu dua bulan setengah tapi tidak berubah sama sekali hingga aromanya pun tidak berubah.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Allah telah mengasihi singa itu dan memberikan kepadanya seorang putri ( bernama Nauroh ), dan memberinya kebaikan dan hidayah. Sekarang ia berumur enam tahun dan tinggal bersama ibunya di Bosnia di kota Tuzela.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Selamat tinggal wahai Abu Dujanah. Semoga Allah memperbanyak bilangan orang-orang sholih dan mujahidin sepertimu.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;ABU HAMMAM AS SYAHRONI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Beliau seorang pemuda yang datang dari daerah madinah, lima kilo di selatan Kerajaan Arab Saudi. Beliau tumbuh diatas ketaatan kepada Allah. Sejak kecil beliau telah tekun mengikuti halaqoh hafalan Al Qur’an al Karim. Beliau sangat tenang penampilannya, rendah diri, lembut perangainya, bersih hatinya yang itu membedakan beliau dengan teman-teman lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Ketika terjadi tragedy Bosnia Herzegovia, beliau pada saat itu baru berumur dua puluh tahun. Beliau selalu mengikuti berita-berita tentang penderitaan yang dialami saudara-saudaranya – seiman -, dan beliau berkehendak mendatangi mereka dengan semampu beliau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Pada suatu hari beliau duduk-duduk dengan seorang temannya membincangkan kesedihan mereka tentang tragedi yang terjdi di Bosnia dan keduanya ingin pergi bergabung dalam jihad di negeri itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Benar ….. keduanya bertekad untuk berangkat, lalu kedunya mengikuti berita-berita bagaimana caranya bisa sampai ke negeri tersebut. Sampai mendapatkan jalan menuju kesana lalu kedunya pergi ke Kroasia melalui jalan dalam. Akan tetapi Kroasia menolak keduanya dan tidak mempersilahkan mereka masuk, maka keduanya pun kembali dengan perasaan sedih dan gundah gulana, matanya berlinang air mata. Kemudian mereka mencoba kedua kalinya untuk bisa masuk ke bumi Bosnia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Dengan izin Allah keduanya dapat masuk ke Bosnia pada akhir bulan Jumadil akhir pada tahun 1415 H.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Sampailah teman ini di kantor mujahidin dan mereka – para mujahidin – adalah orang yang berakhlak mulia dan mendalam agamanya. Kedua teman itu pergi ke sebuah Kamp latihan – muasykar – dan keduanya tadrib disana. Setelah itu keduanya pergi ke Front.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Setiap saat Abu Hammam rohimahullah bercita-cita untuk bisa mendapatkan syahadah dan beliau bersemangat menghafalkan Al Qur’an dan mengulang-ulangnya. Beliau selalu puasa dan sholat malam dan selalu ikut serta dalam ribat selama kurang lebih enam bulan lamanya sampai datanglah musim panas pada tahun 1415 H.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Pada musim itu terjadilah peperangan paling besar yang terjadi di Bosnia yang banyak menewaskan para mujahidin dan musuh-musuh Allah. Pada saat itu pula terjadi peperangan – yang berakhir – kemenangan yang gemilang. Pada saat itu Serbia menguasai puncak gunung dan menguasai strategi perang dan perlindungan mereka pada saat itu sangat kuat. – dengan begitu, hilanglah – semangat – tentara Bosnia dalam melawan Serbia, karena sebelumnya sudah pernah dicoba.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Setelah itu para komandan Bosnia berkumpul – dan bermusyawaroh – bahwa daerah itu tidak bisa ditaklukkan kecuali dengan menggunakan senjata penerbangan yang tidak dimiliki tentara Bosnia. Maka mereka meminta pasukan mujahidin untuk pergi menuju daerah tersebut dan mencoba memenangkan peperangan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Benar ….. para singa mujahidin telah datang ke daerah – perang – itu dan tinggal disana beribat selama kurang lebih delapan bulan hingga datanglah hari peperangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Para mujahidin dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok pasti terjadi kisah-kisah yang menarik dan setiap kelompok pasti ada yang syahid.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Abu Hammam rohimahullah berada dalam kelompok yang dipimpin oleh Abu Sa’id Al Falestini. Amaliyat itu dilakukan setelah fajar dan pada waktu itu masih gelap sekali. Salah seorang mujahidin berkata : &lt;em&gt;” Kita tidak bisa menengarai parit yang digunakan berlindung oleh Serbia “.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Mulai pecahlah peperangan dan kami melempar mereka dengan granat maka terbunuhlah tantara Serbia. Akan tetapi parit ini memang menghalangi kita karena digunakan berlindung oleh Serbia. Pada saat itu masih ada seorang Serbia yang belum terbunuh, katika kami maju ke depan tiba-tiba orang Serbia itu menyerang dan datang dari belakang parit maka terbunuhlah Abu Ghorib Al Britoni rohimahullah, dan Serbia juga menyerang lima mujahidin lainnya. Mereka mengira komandan –mujahidin – hendak maju, akan tetapi dengan pertolongan Allah mereka merasa ketakutan dan kegoncangan hingga ia tidak dapat membunuh kelima mujahidin itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Dengan semampunya mujahidin pun membalas membunuh mereka hingga Allah memberikan karomah dengan dapat membunuh seorang dari Serbia. Majulah seorang ikhwah mujahidin dan mendapati seorang Serbia yang terluka sedang bersembunyi lalu dia bunuh orang Serbia itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Ada kisah yang menakjubkan, bahwa komandan Abu Sa’id Al Falestini menyerbu sendirian ke parit tempat Serbia, disitu ada dua orang, beliau menyerbu sambil bertakbir. Ketika beliau menyerbu kedua orang yang ada disitu, beliau berhadap-hadapan dengan keduanya. Beliau hendak menghabisi keduanya dengan Kalasinkof akan tetapi tidak ada peluru yang keluar satu pun. Kemudian singa Abu Said merobohkan orang Serbia itu dengan memukulkan Kalasinkof ke wajahnya. Dan pada saat itu juga datanglah seorang Serbia yang lain lalu menyerang Abu Said hingga melukai tangan beliau. Dan pada saat itu juga datanglah seorang mujahid dari Yaman yang menyerang orang Serbia itu dengan senjata Al Bika hingga selamatlah Abu Said dengan pertolongan Allah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Kami maju setelah menuruni parit untuk mendaki ke puncak dua gunung diantara tiga puncak. Pada waktu itu jumlah mujahidin tinggal sedikit karena telah terbunuh dua orang dan banyak yang terluka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Diantara mereka yang ada dalam pasukan itu harus ada seorang yang menjadi komandan, lalu kepemimpinan itu diserahkan kepada salah seorang ikhwah. Lalu turunlah ia bersama Abu Hammam rohimahullah menuju parit tempat persembunyian Serbia. Disana jumlah orang Serbia banyak sekali. Maka komandan itu dan Abu Hammam mengelilingi parit tersebut dan meluncurkan tembakan ke arah Serbia hingga kocar-kacirlah orang Serbia dari parit. Setelah itu datanglah Abu Hammam dan meminta kepada komandan untuk mengarahkan penglihatannya kepada para syuhada. Diantara mereka yang syahid adalah Abu Abdullah As Syibani, Shofiyuddien Al Yamani dan seorang yang asing – tidak dikenali -. Kemandan itu berkata : &lt;em&gt;” Jumlah kita sedikit sementara daerah ini membutuhkan penjagaan, maka kamu jangan pergi – tetaplah disini – “&lt;/em&gt;. Maka ia memasrahkan – urusan jaga – ini kepada Abu Hammam, dengan syarat beliau – komandan – segera kembali lagi. Kemudian komandan itu pergi meninggalkan tempat itu dan melayangkan pandangan kepada mereka lalu kembali lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Ketika beliau kembali, Abu Sulaiman Al Hadhromi meminta komandan untuk melayangkan pandangannya dan kembali lagi. Maka komandan itu menolak permintaannya hingga kembalilah seorang ikhwah ke parit-parit penjagaan itu. Pada saat itu jatuhlah serangan Roket di dekat ikhwah Hatib Almani hingga mengenai perutnya. Pada waktu yang sekejap meluncurlah serangan Roket yang lain jatuh diantara Abu Hammam dan Abu Sulaiman hingga keduanya terbunuh – semoga Allah merahmati keduanya – dan diterima sebagai syuhada’ di jalan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Abu Sulaiman adalah orang yang hafal Al Qur’an. Akhlak dan juga agamanya tidak jauh beda dengan saudaranya ” Abu Hammam ” semoga Allah merahmati keduanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;ABU HISAN AL MAKI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam berwasiat kepada kita, beliau bersabda :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;أُوصِيْكُمْ بِالأَنْصَارِخَيْرًا&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;…..&lt;/span&gt;فَإِنَّ النَّاسَ يَزِيْدُونَ وَاْلأَنْصَارُ لاَيَزِيْدُونَ&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;em&gt;” Aku wasiatkan kepada kalian untuk berbuat baik kepada orang Anshor ….. karena sesungguhnya manusia itu bisa bertambah banyak dan orang-orang Anshor itu tidak bertambah – jumlahnya- “.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Beliau masih ada hubungan silsilah dengan orang-orang Anshor – semoga Allah meridhoi mereka dan saya pun ridho kepada mereka -.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Beliau adalah cucu dari orang yang memberikan perlindungan , pertolongan, kepada Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam, dan mereka – orang Anshor – telah membela Rosulullah dengan darah mereka, anak-anak mereka dan harta benda mereka.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Beliau bertubuh kurus, akhlaknya baik, baik dalam pergaulan, dan selalu dzikir kepada Allah.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Beliau pergi berjihad ke Afghanistan ketika berumur kurang dari dua puluh tahun, dan beliau bergabung dengan para mujahidin di Tajikistan. Beliau beribat – jaga di front - dan bersabar disana.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Setelah selesai menunaikan tugas di Tajikistan beliau tidak mau ketinggalan bahkan beliau bergerak seperti singga yang bergerak untuk menolong saudaranya di Bosnia Herzegovina. Maka sampailah beliau ke Bosnia Herzegovina dan pergi ke Gunung Tuzela. Beliau ribat disana bersama para ikhwah mujahidin.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Disela-sela beliau ribat disana beliau sempatkan untuk turun ke Masjid-Masjid desa bersama para mujahidin lainnya. Beliau mengajar membaca dan manghafal Al Qur’an kepada anak-anak, dan mengajari sholat yang sesuai dengan sunnah Nabi shollallallahu ‘alaihi wasallam dengan cara yang benar. Beliau juga mengajarkan aqidah yang benar, beliau dipilih dan disukai – oleh murid-muridnya - daripada mujahidin lainnya di dalam methodhe mengajar.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Beliau adalah seorang pemberani, tubuhnya atletik, hatinya lembut disaat dzikir, wajahya berseri-seri, ruhnya bersinar, ia selalu membantu temannya dan beliau selalu memasuki kancah peperangan. Beliau melawan dengan gagah berani dengan selalu yakin akan janji Allah.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Telah usailah jihad di Bosnia Herzegovina, beliau merasakan dadanya sesak dan sakit serta merasakan kesedihan yang mendalam – dikarenakan jihad telah usai -. Karena bagaimana jihad ini telah usai dan Allah belum memilihnya sebagai syuhada’ …….????? Maka beliau pun mencela dirinya dan menghina dirinya sendiri – mengapa dirinya tidak dipilih sebagai syuhada’ -. Lalu beliau menginstropeksi diri. Maka beliau kembali semangat lagi, beliau selalu berdo’a dengan khusu’ kepada Allah agar beliau dipilih oleh Allah di dalam kumpulan orang-orang yang menjadi syuhada’ dan dipertemukan dengan segera bersama mereka.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Benar ….. beliau telah mendengar dengan benar bahwa ada seruan jihad fie sabilillah lagi dan itu berada di bumi Atsyubiya, maka beliaupun terbang kesana dengan perasaan gembira.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Beliau menyiapkan diri untuk pergi dengan tanpa ragu. Ternyata benar ….. beliau pun akhirnya sampai juga ke sana dengan selamat dan dapat berjumpa dengan para mujahidin disana. Dan mereka disana bertemu dengan para mujahidin yang datang dari berbagai penjuru bumi lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Kondisinya lagi sulit, mereka harus berjalan dalam waktu yang lama dan panjang – dalam melakukan amaliyat -, - di tengah perjalanan mereka menentukan tempat yang baik dan nyaman untuk istirahat sejenak. Mereka berbaring diatas punggung mereka dan mengangkat kaki mereka di atas pepohonan agar darahnya turun.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Pada saat itu – datanglah – pasukan nashrani yang menyerbu mereka dengan serbuan yang dahsyat. Maka para mujahidin pun bergabung, semuanya terdiri dari mujahidin asli Atsyubi selain Abu Hisan dan seorang ikhwah arab.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Ketika Abu Hisan dan seorang teman arab sedang bergerak, pada saat itu meluncurlah tembakan dari belakang beliau dan tepat mengenai beliau. Maka gugurlah beliau sebagai syuhada insya Allah.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Para mujahidin menghubungi klompoknya hingga bergeraklah mereka.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Pada saat itu beliau bersama seorang ikhwah arab baru masuk dua hari lamanya di desa yang beliau singgahi, lalu beliau pun berjumpa dengan salah satu teman lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Desa yang berdekatan – mendengar habar kesyahidan beliau – hingga mereka berkumpul semua. Maka pulanglah mereka ke bumi Al Kamin untuk mendapatkan saudara kita Abu Hisan pada hari terbunuhnya beliau.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Jasadnya tidak berubah, baunya tidak berubah, hingga wajahnya tetap tampak berseri-seri…..&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;ABU MARYAM AL AFGHONI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Abu Maryam Al Afghoni ………… kedua orang tuanya telah hijrah ke Almania dari Afghanistan, lalu tumbuhlah beliau di negara yang suka bermewah-mewah ……… yang penuh dengan kema’siyatan dan fitnah ………. Akan tetapi kedua orang tuanya orang yang teguh menjaga Diennya …… atas kemulian kedua orang-tuanya dan asuhan keduanya di negeri barat ini !!!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Abu Maryam rohimahullah tumbuh di dalam keluarga yang teguh dengan agamanya …….. dan beliau dibina dalam asuhan kedua orang-tuanya dengan pendidikan Islamy…..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Beliau mendengar kisah ujian yang dialami saudara-saudaranya di Afghanistan ….. padahal Afghanistan adalah negeri kelahirannya ….. dan tidaklah yang terjadi disana kecuali banyak tanda-tanda kebesaran Allah dan karomah-karomah…..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Maka Abu Maryam minta ijin kepada kedua orang-tuanya untuk berangkat ke Afghanistan ….. maka kedua orang-tuanya merestuinya setelah beliau bersikeras untuk tetap berangkat ke Afghanistan …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Benar ….. beliau berangkat dalam rangka menolong saudara-saudaranya di Afghanistan …… beliau ribath, berjihad dan tinggal di sana dalam tempo waktu yang lama, beliau mengawali kegiatan-kegiatan jihad yang menggetarkan di sana …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Menanglah Kabul ….. kemudian beliau pulang kepada kedua orang-tuanya di Almania ….. dan beliau melakukan birrul walidain kepada keduanya ….. dan beliau mempersunting seorang gadis Almania yang baru saja masuk Islam, akan tetapi wanita tersebut demi Allah mempunyai sejarah hidup yang baik seperti para shahabiyah rodhiyallahu ‘anhunna…..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Ketika ia sudah masuk Islam, ia bagaikan nyala api yang berkobar dalam menuntut ilmu dan berdakwah kepada Dien Islam….. dan jadilah wanita itu kenikmatan yang indah bagi Abu Maryam setelah Allah Ta’ala atas keteguhannya atas Diennya …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Abu maryam menumbuhkan halaqoh-halaqoh (kajian) ilmiah …… dan menghafal Al Qur’an Al Karim ….. dan membuat kegiatan dakwah ….. beliau bagaikan nyala api yang dapat menerangi kaum muslimin di Almania dalam mengajarkan kebaikan dan Dien …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Ketika sampai kepada pendengaran beliau habar yang terjadi pada saudara-saudara beliau di Bosnia Herzegofina ….. tergeraklah kemuliaan seorang muslim lagi mujahid. Lalu beliau meminta restu kepada kedua orang-tuanya untuk berjihad yang kedua kalinya….. akan tetapi kedua orang-tuanya menolak dengan keras …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Istrinya yang asli orang Almania berusaha menenangkan perasaan kedua orang tua baliau untuk mengijinkan berangkat berjihad, dan ia menghiba kepada kedua orang-tua suaminya sampai keduanya merestui keberangkatannya …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Benar, meledaklah kegembiraannya, lalu beliau mengajak temannya Abu Hudzaifah Al Afghoni rohimahullah untuk berangkat berjihad bersamanya ….. lalu keduanya menyiapkan koper untuk bepergian dan keduanya mengucapkan kata perpisahan pada keluarganya bahwa perpisahan ini adalah yang terakhir ….. dan keduanya melemparkan pandangannya yang terakhir kalinya kepada keluarganya …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Keduanya telah sampai di Bosnia pada akhir tahun 1412 H. dan keduanya bergabung dengan para mujahidin di tengah-tengah kota Bosnia …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Para mujahidin melakukan amaliah besar-besaran di front Fisiko ….. dan ini adalah front yang terjadi di jalan menuju Sarajefo ….. dan para mujahidin pun menyiapkan persiapan yang matang pada amaliah yang berat ini ….. sangat sulit kondisinya untuk mengadakan persiapan ….. dan masanya bertepatan pada musim dingin dan pada saat lebatnya turun salju sampai beberapa meter tingginya …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Para mujahidin meminta pertolongan kepada Allah pada peperangan itu dan mereka mengadakan persiapan yang kuat dan mereka saling mengadakan Bai’atul Maut &lt;strong&gt;&lt;em&gt;” Sumpah Mati “…..&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Strategi yang dilakukan dalam peperangan ini adalah para mujahidin maju ke barisan Serbia dan mematahkan barisan mereka serta mengepung kota Ilyas yang strategis ….. dan daerah itu letaknya jauh dari Sarajefo dalam beberapa kilo meter jaraknya untuk memudahkan mereka sampai disana setelah memenangkan perbatasan Sarajefo yang telah terkepung …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Dimulailah peperangan itu dan bergemalah suara takbir dan tahlil ….. dan bercampurlah antara salju yang putih dengan darah yang merah …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Para mujahidin mampu menerjang barisan Serbia dan maju ke tengah kota Ilyas….. akan tetapi Allah telah membukakan – kemenangkan – atas mereka daerah yang lebih besar dari pada yang mereka lakukan …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Kekuatan mujahidin terpecah diantara Gunung daerah tersebut….. padahal pasukan Serbia mengenal sekali keberadaan mujahidin….. maka pasukan serbia menghilangkan pelindung yang berada di belakang mujahidin ….. dan terbunuhlah pasukan Serbia dalam jumlah yang sangat banyak ….. tiba-tiba datanglah tembakan yang mengenai leher Abu Maryam dan serpihan Bom yang membinasakan ….. maka terkaparlah Abu Maryam rohimahullah bersimbah darah ….. hingga keluarlah ruhnya kepada Penciptanya …..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Sungguh ! Allah telah mengasihi Abu Maryam ….. Dan semoga Allah melimpahkan kebaikan kepada istri dan putrinya Maryam ……. Ya Allah ! kabulkanlah ……………&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;ABU MU’AD AL QITRY&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Beliau adalah seorang pemuda dari penduduk Qitr, lahir dari keluarga suku Qitriyah yang besar dan bepengaruh, beliau diberi hidayah oleh Allah melalui Jama’ah Tabligh. Kemudian beliau melakukan khuruj (keluar) ke Pakistan dalam rangka dakwah kepada Allah, dan ternyata benar beliau telah pergi ke negara tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Ketika beliau telah sampai di sana ternyata beliau hanya sendirian, lalu beliau mengalihkan programnya pergi ke Peshawar, dan beliau tinggal di sana. Kemudian beliau menyewa taksi dan berkata kepada sopirnya : &lt;em&gt;” Aku ingin bertemu orang arab “.&lt;/em&gt; maka sopir taksi itu berkata kepada : &lt;em&gt;” Naiklah aku tahu tempat orang arab “.&lt;/em&gt; benar beliau pun naik bersamanya dan pergi dengannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Ketika sampai di tujuan maka sopir taksi memberhentikan mobilnya di depan penjaga pintu gerbang rumah orang anshor arab dan rumah itu adalah tempat penerimaan tamu bagi mujahidin di sana. Salah seorang mujahidin arab menyambutnya dan menanyai keperluannya. Lalu beliau berkata: &lt;em&gt;” Aku datang untuk keluar fie sabilillah “.&lt;/em&gt; Maka teman mujahidin itu berkata kepadanya : &lt;em&gt;” Sungguh anda telah sampai. Inilah tempat untuk keluar fie sabilillah …..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Benar, beliau telah bergabung dengan para pemuda mujahidin dan mengadakan I’dad dan beliaupun ribath dan berjihad …..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Roman mukanya memancarkan ketenangan, dan perangainya begitu bersahaja – sehingga orang yang bertemu dengannya - senang kepadanya - dan ruhiyahnya yang sangat baik. Beliau berambut panjang dan indah, wajahnya tampan menawan, dan suaranya lirih dan pelan …..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Peperangan-peperangan di bumi Afghanistan telah usai dan beliau memutuskan untuk pulang kembali ke negaranya di Qitr.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Pada saat itu kaum muslimin membutuhkan pertolongan. Mereka datang dari negara Romawi Yaitu dari Bosnia Herzegofina akan tetapi beliau belum tergerak juga untuk berangkat ke sana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Ternyata benar, beliaupun akhirnya berangkat - ke Bosnia – untuk menolong saudara-saudaranya di sana, dan sampailah beliau ke negara Bosnia Herzegofina lalu bergabung dengan para mujahidin arab di sana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Pada saat itu Kroasia sedang merevolusi kaum muslimin di sana dan mengepung kaum muslimin yang lemah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Sebagian orang arab ingin pergi ke daerah Mahroj untuk mendatangi pertemuan di sana, dan mereka menyewa sebuah mobil kecil karena jumlah mereka hanya empat orang. Diantara mereka adalah Abu Mu’ad rohimahullah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Ternyata sopir salah jalan dan mereka telah masuk di kawasan Kroasia, maka pada saat itu seorang polisi kroasia memberhentikan mereka. Ini merupakan pekerjaan rutin polisi di sana. Setiap kali memberhentikan - kendaraan - maka tak lepas dari memegang Pistol dan RPG. Kemudian mereka ditahan sebentar lalu diborgol dengan rantai, lalu mereka digelendeng menuju Penjara. Ternyata disana sudah ada empat mujahidin yang telah ditahan sebelumnya. Mereka mendekam di dalam penjara kira-kira sudah empat bulan lamanya, didalamnya mereka merasakan berbagai macam kejadian dan ujian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Sesekali orang-orang Kroasia itu mengyiksa mereka di depan kaum muslimin – lainnya yang di tahan di dalam penjara -, komandannya datang kepada mujahidin yang ditahan dan meluapkan kemarahannya dengan memukuli mereka, hingga sebagian mereka ada yang mati karena saking beratnya siksaan yang dideritanya. Orang-orang Kroasia itu menyakiti mujahidin dengan berbagai macam cara yang mereka bisa, akan tetapi Allah mengokohkan hati dan pendirian para mujaidin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Tiada hari yang mereka lalui kecuali ada kejadian yang menggelikan, dan Allah meringankan penderitaan mereka dengan itu. Dan benar Allah telah membersihkan hati dan jiwa mereka – dan kita tidak mensucikan seseorang atas Allah -.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Sungguh Abu Ali al Kuwaity disiksa dengan siksaan yang sangat dahsyat melebihi siksaan yang ditimpakan kepada teman-temannya yang lain, begitu juga dengan Abu Mu’ad dan Abu Sholih al Qithry, dan mereka semua telah dipilih oleh Allah disisi-Nya sebagai Syuhada’ insya Allah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Diantara perbuatan bejat mereka terhadap mujahidin adalah, suatu malam mereka mengambil salah satu tahanan dari mujahidin, kemudian mereka mendudukkannya di depan televisi dan disetelkan Vidio, ditampilkan kepada mereka film Porno sementara moncong senjata berada di belakang saudara kita. Orang-orang Kroasia menekan mereka dan mengancam : &lt;em&gt;” Jika kami melihat kamu menundukkan pandangan maka akan kami habisi hidup kamu “.&lt;/em&gt; Ini bukan siksaan yang menyenangkan, karena sungguh orang-orang Kroasia telah mengetahui bahwa Islam mengharamkan perkara yang semacam ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Yang terpenting adalah bahwa singa Allah yang pemberani itu telah syahid insya Allah. Al Mu’taz billah al Mishri, beliau telah merancang beberapa masa lamanya untuk membebaskan mujahidin yang tertawan dengan cara membebaskan teman-temannya mujahidin yang ditawan oleh orang-orang Kroasia yang terlaknat. Dan benar berhasillah apa yang direncanakannya, beliau menyandra komandan Kroasia di tengah kota Bosnia kemudian ditukar dengan para mujahidin yang tertawan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Kisah ini sangat terkenal dan telah dishoting di dalam kaset Vidio, namanya &lt;strong&gt;” Bariqotu Amal “.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Allah telah menetapkan saudara kita Abu Mu’ad dan orang-orang yang bersamanya bisa bebas, maka bergembiralah mujahidin dengan bebasnya mereka, kemudian mereka bergabung lagi dengan para mujahidin dan kembali ke medan perang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Setelah bebarapa masa para ikhwah dari Qitry memutuskan untuk keluar dari Bosnia untuk kembali ke Qitr melalui jalan Bandara Sarajevo. Para mujahidin Qitry ini meninggalkan beberapa pemuda mujahid, mereka adalah Abu mu’ad Al Qitry, Abu Sholih dan Abu Abdullah al Qitry, lalu mereka pergi menuju Sarajevo.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Pada waktu itu Sarajevo terkepung oleh Serbia dan jalan yang bisa dilalui adalah melalui jalan Gunung Al Multawiyyah. Akhirnya mereka pun sampai di Bandara Sarajevo dan menyerahkan berkas perjalanan mereka. Mereka berkata : &lt;em&gt;” Kami akan kembali untuk bersama-sama lagi dalam peperangan yang akan datang dari Sarajevo sebelum dua hari atau tiga hari perjalanan kami “.&lt;/em&gt; Dan benar mereka telah kembali pada saat peperangan tiba, kemudian mereka pulang lagi ke Sarejevo.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Mereka sampai disebuah desa yang bernama Bazaritish. Salah satu pemimpin desa itu mendapati mereka berbahasa arab, maka pemimpin itu pun memuliakan mereka dan berkata kepada mereka : &lt;em&gt;” Saya akan antar kalian ke Sarajevo dan akan saya tunjukkan kalian jalannya “.&lt;/em&gt; Kemudian mereka mengendari mobil. Pemimpin desa itu berkata : &lt;em&gt;” Maaf izinkanlah aku kembali untuk berpamitan kepada anak-anakku “.&lt;/em&gt; Maka kembalilah mereka bersama pemimpin itu, kemudian pemimpin itu masuk rumah dan pamitan kepada anak-anaknya, dan beliau berwasiat kepada istrinya yang sholihah dan juga kepada anak-anaknya yang baik. Kemudian pemimpin itu mengantarkan ke Qitr dan menunjukkan jalan kepada mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Salah satu komandan Bosnia &lt;strong&gt;” Kamina ” –&lt;/strong&gt; dia adalah seorang Komunis – membunuh mereka semua ketika mereka berada di perjalanan. Kemudian dia meletakkan khomr disamping mereka dan difoto, lalu gambar itu dikirimkan ke sebuah surat kabar dan ia berkata : &lt;em&gt;” Mereka telah datang dalam kondisi mabuk dan mereka masuk ke Serbia lalu mereka di bunuh oleh orang-orang Serbia “. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Melihat hal tersebut berdirilah seorang istri orang Bosnia lalu mengumpulkan manusia dan para masul – pemimpin – di sana, dan perempuan itu memuji Allah atasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Wanita tersebut membersihkan nama baik suaminya dan orang yang bersamanya dari fitnah ini dan ia ajak orang-orang Bosnia untuk menuntut balas suaminya dan para mujahidin dari perbuatan – bejat - komandan itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Semoga Allah melimpahkan rahmatnya kepada ketiga mujahid itu dan ditempatkan di dalam Jannah-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Ya Allah ! Terimalah mereka ……………………&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-282592267573905412?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/282592267573905412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=282592267573905412' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/282592267573905412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/282592267573905412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/06/para-peminang-bidadari.html' title='Para Peminang Bidadari'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-5030372685022320451</id><published>2008-05-27T10:28:00.000-07:00</published><updated>2008-05-27T10:44:24.697-07:00</updated><title type='text'>Nasyid penggetar hati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span&gt;Menapaki langkah-langkah berduri &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Menyusuri rawa lembah dan hutan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Berjalan diantara tepi jurang , semua dilalui demi perjuangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Letih tubuh didalam perjalanann, saat hujan dan badai merasuk dibadan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Namun jiwa harus terus berjalan, karena perjalanan masih panjang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;"Kami adalah tentara Allah... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Siap Melangkah Menuju ke medan juang... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span&gt;Walau tertatih kaki ini berjalan... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span&gt;Jiwa perindu syahid tak akan tergoyahkan... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Wahai tentara Allah bertahanlah... Jangan menangis walau jasadmu terluka... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Sebelum engkau bergelar syuhada... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Tetap bertahan dan BERSIAP SIAGALAH!!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-5030372685022320451?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/5030372685022320451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=5030372685022320451' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/5030372685022320451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/5030372685022320451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/05/nasyid-penggetar-hati.html' title='Nasyid penggetar hati'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-1953628681776004165</id><published>2008-05-16T21:06:00.001-07:00</published><updated>2008-05-16T21:06:56.314-07:00</updated><title type='text'>Sebuah koin penyok</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya&lt;br /&gt;terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya.&lt;br /&gt;“Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok,” gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;“Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya kekolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata&lt;br /&gt;pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu.&lt;br /&gt;Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu.&lt;br /&gt;Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, “Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Kisah berikut, diadaptasi dari The Healing Stories karya GW Burns.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-1953628681776004165?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/1953628681776004165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=1953628681776004165' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/1953628681776004165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/1953628681776004165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/05/sebuah-koin-penyok.html' title='Sebuah koin penyok'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-6968282619155792256</id><published>2008-05-16T21:04:00.000-07:00</published><updated>2008-05-16T21:05:39.386-07:00</updated><title type='text'>10 KUALITAS KEPRIBADIAN BAIK</title><content type='html'>&lt;p&gt;Ketulusan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh&lt;br /&gt;semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena&lt;br /&gt;yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan&lt;br /&gt;kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau&lt;br /&gt;memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”.&lt;br /&gt;Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi&lt;br /&gt;dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi&lt;br /&gt;keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerendahan Hati&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru&lt;br /&gt;mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap&lt;br /&gt;rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang&lt;br /&gt;yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa&lt;br /&gt;membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya&lt;br /&gt;tidak merasa minder. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesetiaan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesetiaan sudah menjadi barang langka &amp;amp; sangat tinggi harganya. Orang yang&lt;br /&gt;setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya&lt;br /&gt;komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Positive Thinking&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat&lt;br /&gt;segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk&lt;br /&gt;sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang&lt;br /&gt;lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka&lt;br /&gt;mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan&lt;br /&gt;sebagainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keceriaan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak&lt;br /&gt;harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria&lt;br /&gt;adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu&lt;br /&gt;berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain,&lt;br /&gt;juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong&lt;br /&gt;semangat orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bertanggung jawab&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan&lt;br /&gt;sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya.&lt;br /&gt;Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk&lt;br /&gt;disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan&lt;br /&gt;menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang&lt;br /&gt;bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Percaya Diri&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana&lt;br /&gt;adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya&lt;br /&gt;diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia&lt;br /&gt;tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebesaran Jiwa&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain.&lt;br /&gt;Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci&lt;br /&gt;dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak&lt;br /&gt;membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Easy Going&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka&lt;br /&gt;membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-&lt;br /&gt;masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir&lt;br /&gt;dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah&lt;br /&gt;yang berada di luar kontrolnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empati&lt;/p&gt; Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja&lt;br /&gt;pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain.&lt;br /&gt;Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua&lt;br /&gt;belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia&lt;br /&gt;selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-6968282619155792256?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/6968282619155792256/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=6968282619155792256' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/6968282619155792256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/6968282619155792256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/05/10-kualitas-kepribadian-baik.html' title='10 KUALITAS KEPRIBADIAN BAIK'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-4094871499398893518</id><published>2008-05-16T20:43:00.000-07:00</published><updated>2008-05-16T20:45:19.882-07:00</updated><title type='text'>Jangan Mengubur Harapan</title><content type='html'>&lt;p&gt;Mari kita renungi, mungkin sering kita ucapkan atau setidaknya kita sering mendengar suatu ungkapan. Ungkapan tersebut berbunyi “Ah, uang dari mana untuk membelinya?” Perkataan ini keluar saat orang tersebut merasa tidak punya uang untuk membeli kebutuhannya. Ada juga yang mengatakan, “Bukannya tidak mau mengkuliahkan anak, tetapi uang dari mana?” Dan berbagai uangkapan senada lainnya. Apakah ini menjadi masalah?&lt;span id="more-163"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentu saja. Ada beberapa impilakasi dari ungkapan ini yang sebenarnya tidak baik untuk keberhasilan kita. Jika terus saja kita mengucapkan kalimat seperti ini, bisa jadi akan menghambat keberhasilan kita dalam hidup. &lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pertama, kita mendahului ketentuan Allah. Kata siapa kita tidak akan punya uang terus? Boleh saja kita tidak memiliki uang saat ini, tetapi bukan berarti tidak akan punya uang selamanya. Bisa saja besok atau lusa kita akan mendapatkan uang. Bisa saja Allah sudah merencanakan rezeki buat kita, kita tidak pernah tahu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kedua, jika dilihat dari segi Hukum Daya Tarik, kalimat tersebut tidak mencerminkan proses penerimaan. Bagaimana Anda bisa menarik apa yang Anda inginkan jika Anda tidak dalam kondisi menerima?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketiga, melemahkan motivasi. Jika kita sudah mengatakan bahwa kita tidak akan mendapatkannya maka kita akan kehilangan motivasi untuk mendapatkan keinginan kita. Meskipun, Anda boleh berkata bahwa itu hanya basa basi, tetapi pikiran bawah sadar kita tidak mengetahui apakah itu basa basi atau serius.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Ungapan tersebut sama dengan kita mengubur harapan kita sendiri. Meski hanya sebagian harapan kita yang terkubur, tetap saja memberikan kontribusi dalam mengurangi motivasi diri kita. Padahal, seperti yang dijelaskan pada ebook saya, Motivasi Diri, bahwa salah satu pemicu motivasi adalah adanya harapan untuk meraih apa yang kita inginkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mulai sekarang, marilah kita lebih memperhatikan apa yang kita katakan. Ucapan, perkataan, perbincangan, dan pikiran kita mempengaruhi keberhasilan kita. Sadar atau tidak sadar, tetapi hal ini terjadi. Alangkah baiknya jika kita ganti dengan kata-kata yang lebih positif. Misalnya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Insya Allah, kita akan mendapatkannya.”&lt;br /&gt;“Insya Allah, kita bisa membelinya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;dan berbagai kalimat positif lainnya yang memberikan harapan positif kepada kita.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-4094871499398893518?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/4094871499398893518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=4094871499398893518' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4094871499398893518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4094871499398893518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/05/jangan-mengubur-harapan.html' title='Jangan Mengubur Harapan'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-4636851084531330411</id><published>2008-05-16T20:42:00.001-07:00</published><updated>2008-05-16T20:43:29.448-07:00</updated><title type='text'>Kapan Datangnya Sebuah Ide?</title><content type='html'>&lt;p&gt;Saat kita sengaja memikirkan sebuah ide, kadang ide begitu sulit datang. Sementara saat kita sedang santai tiba-tiba sebuah ide datang. Sebagai contoh pengalaman saya tadi malam, saat kondisi pikiran sedang santai tiba-tiba muncul sebuah ide untuk menulis sebuah artikel yang ingin segera dipublikasikan agar bisa dibaca oleh Anda pembaca internet. Archimedes datang ide saat dia sedang mandi. Ada juga ide datang saat sedang tidur melalui mimpi dan berbagai cara lainnya. Intinya saat pikiran kita sedang rileks. Mengapa?&lt;span id="more-168"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat sedang tidur, saat sedang mandi, atau saat-saat santai lainnya ialah saat pikiran kita begitu tenang. Inilah saatnya kita mengakses pikiran bawah sadar karena sebenarnya informasi sudah banyak yang tersimpan disana, hanya saja kita perlu mengaksesnya seperti kita mengakses file yang ada di dalam komputer kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi kapan datangnya ide? Seringkali ide-ide tersebut sudah ada didalam pikiran bawah sadar. Setiap kali ada informasi, pikiran bawah sadar kita selalu menangkap dan menyimpan informasi tersebut. Yang kita perlukan ialah mengakses dan mengolah informasi yang ada di dalam pikiran bawah sadar. Jika kita mampu melakukannya maka kita dalam sebuah proses kreatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain kondisi rileks, kita juga bisa mengakses informasi yang ada di dalam pikiran bawah sadar dengan suatu teknik visualisasi. Saat kita membuat suatu visualisasi ke dalam pikiran kita, seolah kita memberikan suatu cetak biru kepada pikiran bawah sadar, kemudian pikiran bawah sadar akan memanggil berbagai unsur yang diperlukan untuk membangun gambaran tersebut menjadi suatu ide atau gagasan yang utuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memang prosesnya tidak selalu instan, kadang diperlukan waktu untuk mengakses semua informasi yang dibutuhkan untuk menyusun suatu ide yang lengkap. Mungkin saja perlu proses untuk menggali baik informasi terdalam maupun justru informasi yang ada di luar kita. Untuk mencari informasi yang ada di luar kita, kita akan memanfaatkan berbagai potongan informasi yang ada di dalam pikiran bawah sadar kita sebagai penghubung atau pemicu untuk mendapatkan informasi lain dari luar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fenomena ini oleh Anthony Robbins disebut dengan RAS (&lt;em&gt;Reticular Activating System&lt;/em&gt;). Dimana otak akan bertindak seperti magnet, menarik semua informasi dan peluang yang membantu Anda menggapai tujuan yang lebih cepat. Jadi terlepas apakah Anda percaya atau tidak dengan konsep yang dijelaskan oleh &lt;em&gt;Law of Attraction&lt;/em&gt;, pemograman pikiran menjadi lebih positif tetap diperlukan untuk keberhasilan Anda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Relaksasi dan visualisasi hanyalah bagian dari berbagai teknik yang bisa kita gunakan untuk memprogram pikiran. Setidaknya ada empat manfaat besar dari upaya pemograman pikiran,&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mengaktifkan RAS (&lt;em&gt;Reticular Activating System&lt;/em&gt;)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengaktifkan Mekanisme Sukses Otomatis&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengaktifkan dan memperkuat &lt;em&gt;Law of Attraction&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membangkitkan emosi positif, yang pada ujungnya memiliki motivasi diri yang tinggi.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Programlah pikiran Anda menjadi pikiran yang positif dan indah. Anda tinggal pilih dari keempat manfaat tersebut untuk Anda. Mau semuanya? Silahkan.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-4636851084531330411?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/4636851084531330411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=4636851084531330411' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4636851084531330411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/4636851084531330411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/05/kapan-datangnya-sebuah-ide.html' title='Kapan Datangnya Sebuah Ide?'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934717099657425537.post-1576191817416828879</id><published>2008-05-16T20:36:00.000-07:00</published><updated>2008-05-16T20:38:14.710-07:00</updated><title type='text'>Meraih Kesuksesan Hidup Dengan Kesabaran</title><content type='html'>&lt;p&gt;â€œTidak ada jalan yang terlalu panjang bagi orang yang melangkah tanpa tergesa-gesa dan tidak ada penghargaan yang tidak dapat diraih bagi orang yang mempersiapkan diri untuk mendapatkannya dengan kesabaran.â€ (Bruyere).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DALAM hidup ini begitu banyak tantangan yang harus dihadapi dengan kesabaran. Bagi mereka yang tidak sabar, maka siap-siap untuk dikecewakan oleh tindakannya itu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesabaran adalah kata yang indah dan mudah diucapkan, tapi ternyata tidak banyak orang yang mampu melakukannya. Dan derajat kesabaran inilah sesungguhnya yang membedakan hidup orang sukses dengan orang gagal dalam aktivitas hidupnya. Termasuk di dalamnya berlaku juga pada dunia kerja di mana pun. Terkait dengan ini, pantas saja seorang bijak pernah mengatakan, â€œOrang sukses adalah orang yang terus mencoba, meskipun telah mengalami banyak kegagalan. Ia memandang kehidupan sebagai peluang untuk mencapai kesuksesan.â€&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan kata lain, di dunia ini tidak ada sesuatu kesuksesan apa pun yang tidak dapat diraih oleh orang-orang yang mampu mempersiapkan dirinya secara baik untuk mendapatkannya dengan penuh kesabaran. Hal ini dapat kita buktikan dari kisah-kisah atau perjalanan hidup orang sukses. Di sini, dapat dipastikan kita akan menemukan nilai-nilai kesabaran di dalamnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah selanjutnya, setelah jiwa sabar itu bersemayam dalam diri dan perilaku Anda, maka langkah sukses itu harus didukung pula dengan apa yang sebenarnya mesti mereka ketahui dan lakukan untuk menjadi sukses. Dalam suatu sumber disebutkan, ada tujuh hal yang dilakukan oleh mereka dalam meraih sukses.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mau mengambil risiko&lt;/strong&gt;. Orang sukses berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang, dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman. David C. McClelland, seorang guru besar yang mendalami perjalanan orang-orang sukses serta telah melakukan perjalanan ke banyak negara dan melatih pengusaha kecil, menyatakan cara menjadi pengusaha kecil sukses adalah dengan menjadi pengambil risiko moderat; yang mau terus mengambil risiko untuk meraih sukses.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Percaya diri dan merasakan bahwa dirinya berbuat sesuatu untuk dunia.&lt;/strong&gt; Orang sukses memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai keterampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa keterampilan inti memberi nilai kepada keterampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Menikmati apa yang sedang mereka lakukan.&lt;/strong&gt; Orang sukses mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan; mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Orang sukses menyukai tantangan; mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka, apakah di pekerjaan, dll.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Menjadi pelajar seumur hidup.&lt;/strong&gt; Orang sukses menyadari, pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas; artinya mencoba ide baru, membaca buku, surat kabar, majalah, dan menggunakan Internet merupakan bentuk pendidikan pula. Karena itu, tetaplah mengalir sesuai perubahan ketertarikan dan kemampuan Anda, dan nikmati perubahan. Ini akan membantu Anda tumbuh dan merasakan lebih percaya diri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Berpandangan positif terhadap apa yang dapat dikerjakan.&lt;/strong&gt; Orang sukses percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi. Orang sukses berbuat bagaikan pelatih bagi orang lain, dengan menyuguhkan pesan-pesan positif dalam kehidupan sehari-hari. Mereka senang melihat orang lain membuat tonggak sejarah dalam kehidupan mereka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Memotivasi diri sendiri.&lt;/strong&gt; Orang sukses mempunyai banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda. Seorang pria setengah baya memotivasi dirinya sendiri dengan mencoba mendapatkan lebih banyak uang daripada kakaknya. Seorang wanita berusia 29 tahun menjadi perawat top untuk menunjukkan kepada bekas gurunya bahwa dia memiliki keterampilan dan kecerdasan memadai untuk mencapai profesi itu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Tidak bekerja setengah-setengah.&lt;/strong&gt; Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-setengah. Mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama, mereka akhirnya melampaui garis finis. Mereka manfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Akhirnya, sesungguhnya setiap orang berpeluang untuk sukses dalam bidangnya masing-masing, termasuk kita yang sedang berjuang mendapatkan pekerjaan atau sukses dalam usaha. Anda ingin sukses? Maka, tanamkanlah dalam diri Anda nilai-nilai kesabaran dan lakukan kiat-kiat tersebut sebagai realisasi kesabaran Anda. Waallahu aâ€™lam. ***&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934717099657425537-1576191817416828879?l=smilemoslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smilemoslem.blogspot.com/feeds/1576191817416828879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6934717099657425537&amp;postID=1576191817416828879' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/1576191817416828879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934717099657425537/posts/default/1576191817416828879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smilemoslem.blogspot.com/2008/05/meraih-kesuksesan-hidup-dengan.html' title='Meraih Kesuksesan Hidup Dengan Kesabaran'/><author><name>smilemoslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07555292701306186663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_8WwOR0Xx9wg/SQ8J4l1YFFI/AAAAAAAAAD4/obBZvOtMJxM/S220/Picture0010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
